Menu

Tempo Scan Bantu Warga Hadapi Kemarau Ekstrem Lewat Program Air Bersih

29 Agustus 2026 10:06 WIB
Tempo Scan Bantu Warga Hadapi Kemarau Ekstrem Lewat Program Air Bersih

Sumber: istimewa

HerStory, Jakarta —

Puncak musim kemarau 2026 membawa tantangan tersendiri bagi masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia. Tak hanya membuat cuaca terasa lebih panas, kemarau berkepanjangan juga berdampak pada terbatasnya akses terhadap air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari minum dan memasak hingga menjaga kebersihan serta kesehatan keluarga.

Kondisi tersebut mendorong Tempo Scan Group menghadirkan Tempo Scan Air Bersih untuk Indonesia, program bantuan air bersih nasional yang berlangsung pada Agustus hingga September 2026. Mengusung semangat “Mengalirkan Harapan, Menjaga Kehidupan”, inisiatif ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan dan mengalami keterbatasan akses air bersih.

76,5 Persen Daratan Indonesia Masuk Puncak Kemarau

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada dasarian pertama Agustus 2026 sebanyak 535 Zona Musim (ZOM) atau 76,5 persen luas daratan Indonesia mengalami puncak musim kemarau. Sementara itu, 169 ZOM atau 25,41 persen luas daratan Indonesia diperkirakan baru memasuki puncak kemarau pada September.

Laporan BMKG juga menunjukkan adanya penurunan ketersediaan air dan kekurangan pasokan air bersih di sejumlah wilayah selama kemarau panjang Agustus 2026. Kondisi tersebut terutama terlihat pada ketersediaan air tanah di Sumatera serta sejumlah wilayah di Pulau Jawa yang masuk kategori “Awas” dan “Waspada”.

BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia mengalami musim kemarau yang lebih kering dan lebih panjang dibandingkan kondisi normal. Dalam siaran pers tersebut, kondisi ini juga disebut diperparah oleh fenomena El Niño 2026 yang tercatat sebagai yang terkuat dalam 150 tahun terakhir.

Keterbatasan air bersih pun tidak hanya berkaitan dengan persoalan lingkungan, tetapi turut menyentuh aspek kesehatan, kesejahteraan, dan kualitas hidup masyarakat. Dalam situasi tersebut, kolaborasi berbagai pihak dibutuhkan agar kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdampak tetap dapat terpenuhi.

Salurkan 640 Ribu Liter Air Bersih

Melalui program Tempo Scan Air Bersih untuk Indonesia, Tempo Scan mendistribusikan 640.000 liter air bersih ke 40 titik prioritas di wilayah terdampak kekeringan di Pulau Jawa dan Sumatra.

Beberapa wilayah yang menjadi titik prioritas penyaluran antara lain Sumatera Selatan, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta. Dalam pelaksanaannya, Tempo Scan berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mengidentifikasi wilayah sekaligus memastikan bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.

Bantuan tersebut diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari, tetapi juga mendukung masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan di tengah kondisi kemarau. Program ini sekaligus membawa semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor dalam memberikan dukungan bagi masyarakat yang terdampak.

Deputy Managing Director CCHC PT Tempo Scan Pacific Tbk, Winny Yunitawati, mengatakan bahwa sebagai perusahaan yang telah dipercaya masyarakat Indonesia selama lebih dari tujuh dekade, Tempo Scan ingin hadir ketika kebutuhan mendasar masyarakat semakin sulit dipenuhi.

“Melalui Tempo Scan Air Bersih untuk Indonesia, kami ingin memberikan manfaat nyata dan berdampak langsung yang dirasakan oleh masyarakat khususnya untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih selama periode kekeringan,” ujar Winny.

Kolaborasi Jadi Kunci Penyaluran Bantuan

Dalam pelaksanaannya, kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi salah satu bagian penting agar bantuan dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Wali Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, H. Arlan, menyebut musim kemarau ekstrem tahun ini berdampak terhadap ketersediaan air bersih di wilayahnya. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi langkah nyata yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Mujahid Amrudin, S.IP. Ia menilai kekeringan berkepanjangan dapat semakin membatasi akses masyarakat terhadap air bersih, sehingga dukungan dan respons yang tepat di lapangan menjadi penting agar kebutuhan masyarakat dapat segera ditangani.

Bagi Tempo Scan, program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Sebagai perusahaan 100 persen Indonesia yang telah dipercaya selama 73 tahun, Tempo Scan menyebut berbagai inisiatif sosial menjadi bagian dari perjalanan perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat.

Melalui Tempo Scan Air Bersih untuk Indonesia, komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap kebutuhan air bersih masyarakat sekaligus upaya membantu menjaga kesehatan dan kualitas kehidupan di tengah tantangan kemarau 2026.

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Oleh: Ida Umy Rasyidah

Artikel Pilihan