Menu

Mengintip Teknologi Bedah Jarak Jauh untuk Operasi Ginekologi dari RSCM, Intip Yuk Beauty!

11 September 2026 00:01 WIB
Mengintip Teknologi Bedah Jarak Jauh untuk Operasi Ginekologi dari RSCM, Intip Yuk Beauty!

Sumber: istimewa

HerStory, Jakarta —

Perkembangan teknologi kedokteran terus membuka peluang baru dalam layanan kesehatan, termasuk untuk prosedur pembedahan. RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) memperkuat komitmen tersebut melalui keberhasilan pelaksanaan tele-robotic surgery di bidang ginekologi pada 6 September 2026.

Prosedur pembedahan dilakukan dari Kamar Operasi RSCM Kencana, Jakarta, dan ditayangkan secara langsung dalam APAGE (Asia Pacific Association for Gynecologic Surgery) 26th Annual Meeting yang diselenggarakan bersamaan dengan IGES (Indonesian Gynecological Endoscopy Society) 13th Annual Meeting di Jimbaran Convention Center (JCC), Bali.

Dengan teknologi tersebut, pembedahan dilakukan dari jarak lebih dari 1.000 kilometer, menghubungkan lokasi kongres di Bali dengan Kamar Operasi RSCM Kencana di Jakarta.

Keberhasilan ini menjadi bagian dari pengembangan layanan bedah minimal invasif dan bedah robotik di RSCM. Perkembangan sistem bedah robotik, kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI), serta telemedisin membuka peluang bagi rumah sakit untuk menghadirkan pelayanan yang semakin inovatif, presisi, dan terintegrasi.

Dari Urologi hingga Ginekologi

RSCM sebelumnya telah mengembangkan teknologi bedah robotik di berbagai bidang keilmuan. Pada 2024, Departemen Urologi RSCM berhasil melakukan tele-robotic surgery pertama. Pengembangan teknologi tersebut kemudian diperluas ke bidang ginekologi sebagai bagian dari upaya RSCM mengembangkan layanan bedah berteknologi tinggi.

Pelaksanaan tele-robotic surgery dalam rangkaian APAGE dan IGES Annual Meeting juga menjadi salah satu bentuk pemanfaatan teknologi untuk mendukung pertukaran pengetahuan dan pengalaman klinis antar tenaga ahli. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan kemampuan tenaga medis Indonesia dalam memanfaatkan teknologi bedah robotik untuk melakukan prosedur pembedahan dari jarak jauh.

APAGE 26th Annual Meeting dan IGES 13th Annual Meeting mengangkat tema “Collective Brilliance: Elevating Gynecology Endoscopy through Shared Innovation”. Pertemuan tersebut membahas berbagai perkembangan di bidang endoskopi ginekologi dan bedah minimal invasif, termasuk bedah robotik, kecerdasan artifisial, bedah vaginal, ablasi tumor, serta berbagai inovasi lainnya.

Acara tersebut dihadiri lebih dari 800 peserta dan 140 pembicara internasional.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan Strategi Layanan RSCM, Dr. dr. Bobi Prabowo, Sp.Em, Subsp.TK(K), M.Biomed, FICEP, mengatakan pengembangan tele-robotic surgery menjadi bagian dari transformasi layanan bedah di RSCM.

“Pengembangan bedah robotik di bidang ginekologi menjadi langkah penting bagi RSCM dalam memperluas pilihan layanan bedah berteknologi tinggi bagi masyarakat. Inovasi ini juga menjadi bagian dari perjalanan transformasi layanan bedah RSCM dalam menjawab perkembangan teknologi kedokteran,” ujar Dr. dr. Bobi Prabowo.

Operasi Ginekologi Jarak Jauh Pertama di Indonesia

Dr. dr. Herbert Situmorang, Sp.OG, Subsp.F.E.R, yang melakukan prosedur pembedahan tersebut, menjelaskan bahwa tindakan ini merupakan operasi ginekologi jarak jauh pertama yang dilakukan di Indonesia.

“Pembedahan robotik ini merupakan operasi ginekologi jarak jauh pertama yang dikerjakan di Indonesia. Teknologi sistem robotik dan konektivitas internet yang digunakan telah memenuhi persyaratan untuk mendukung pelaksanaan pembedahan jarak jauh secara aman,” jelas Dr. dr. Herbert Situmorang.

Selain Dr. Herbert Situmorang, prosedur tersebut melibatkan sejumlah dokter, yaitu dr. Riyan Hari Kurniawan, Sp.OG, Subsp.FER; Dr. med. Ferdhy Suryadi Suwandinata, Sp.OG, Subsp.FER; Prof. Dr. dr. Hariyono Winarto, Sp.OG, Subsp.Onk(K); Dr. dr. M. Suskhan Djusad, Sp.OG, Subsp.Urogin, Re(K); serta dr. Luther Holan Parasian N, Sp.An-TI.

Keberhasilan tele-robotic surgery di bidang ginekologi ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan RSCM dalam mengembangkan layanan bedah minimal invasif dan bedah robotik. Melalui pengembangan tersebut, RSCM terus memperkuat perannya sebagai pusat rujukan nasional sekaligus institusi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi kedokteran. 

Baca Juga: Sudah Minum Obat dan Istirahat, Tapi Belum Pulih? Kenali Hyperbaric Oxygen Therapy Yuk Beauty!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Oleh: Ida Umy Rasyidah

Artikel Pilihan