Unicharm (istimewa)
Kebutuhan di pengungsian pascabencana tidak berhenti pada makanan dan air minum. Kebersihan diri juga menjadi kebutuhan harian yang ikut menentukan kenyamanan warga, terutama ketika fasilitas air bersih dan MCK terbatas.
Kondisi ini menjadi perhatian PT Uni-Charm Indonesia Tbk (Unicharm) yang menyalurkan bantuan produk sanitasi untuk warga terdampak gempa Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan distribusi ke RSUD Manggarai serta warga terdampak di Kecamatan Reok melalui Polres Manggarai.
Gempa tektonik magnitudo 7,7 mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026. Berdasarkan catatan BMKG, hingga 31 Agustus 2026 pukul 14.00 WIB telah terjadi 10.386 gempa susulan dengan magnitudo terbesar 6,2. RSUD Manggarai juga terdampak sehingga pelayanan pasien sempat dilakukan di area halaman rumah sakit.
Dalam situasi seperti itu, kebutuhan sanitasi sehari-hari menjadi lebih sulit dipenuhi. Warga yang tinggal di posko harus menyesuaikan diri dengan sarana yang terbatas, sementara kebutuhan kebersihan tetap berjalan, mulai dari mengganti popok bayi dan popok dewasa hingga menjaga kebersihan perempuan selama menstruasi. Kelompok seperti bayi, perempuan, dan lansia juga memiliki kebutuhan yang lebih spesifik.
Unicharm menyalurkan popok bayi MamyPoko, pembalut wanita Charm, popok dewasa Lifree, masker, serta tisu basah MamyPoko. Bantuan tersebut diserahkan ke dua titik, yakni RSUD Manggarai untuk pasien dan warga yang mengungsi, serta warga terdampak di Kecamatan Reok melalui Polres Manggarai.
Mewakili penerima bantuan, Ibu Zeni dari RSUD Manggarai menyampaikan apresiasinya. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian yang diberikan. Kebutuhan produk sanitasi harian seperti popok dan pembalut sangat mendesak bagi para pengungsi di lapangan guna menjaga kesehatan dan kenyamanan warga di posko penampungan.”
Beauty, kondisi ini membuat barang yang biasa digunakan setiap hari dapat berubah menjadi kebutuhan mendesak ketika warga harus tinggal sementara di pengungsian. Produk sanitasi tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan, tetapi juga membantu warga mempertahankan kebiasaan kebersihan pribadi di tengah keterbatasan fasilitas.
Presiden Direktur Unicharm, Yasutaka Nishioka, mengatakan bantuan tersebut menjadi bagian dari respons perusahaan terhadap masyarakat terdampak.
“Kami menyampaikan empati yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat di Flores, NTT. Sejalan dengan komitmen keberlanjutan perusahaan melalui slogan Ethical Living for SDGs, kami hadir untuk meringankan beban warga terdampak. Kami berharap bantuan produk sanitasi ini dapat memberikan perlindungan kesehatan serta kenyamanan bagi ibu, bayi, dan lansia di masa pemulihan ini," ujarnya.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.