Sumber: istimewa
Perkembangan industri estetika global kini semakin berkaitan dengan kemajuan teknologi dan inovasi berbasis bioteknologi. Tidak hanya menghadirkan beragam pendekatan perawatan, perkembangan ini juga membuka peluang kolaborasi antara pelaku industri, tenaga medis, peneliti, dan distributor dari berbagai negara.
Indonesia turut mengambil bagian dalam perkembangan tersebut. Distributor Rejuran® di Indonesia berhasil mempertahankan penghargaan Top Global Distributor selama empat tahun berturut-turut, yakni periode 2023–2026.
Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang 7th PharmaResearch Global Symposium (PGS) 2026 yang berlangsung di Gangneung, Korea Selatan. Rejuran® didistribusikan secara resmi di Indonesia oleh idsMED Aesthetics.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Kim Sejeong, aktris dan penyanyi asal Korea Selatan yang juga merupakan Global Brand Ambassador.
Pencapaian ini mencerminkan perkembangan pasar estetika nasional sekaligus meningkatnya keterlibatan pelaku usaha Indonesia dalam industri berbasis bioteknologi di tingkat internasional.
PGS 2026 dihadiri sekitar 700 peserta dari lebih dari 60 negara, termasuk tenaga kesehatan, peneliti, distributor, dan mitra industri.
Forum internasional ini menjadi ruang pertukaran pengetahuan ilmiah, pengenalan inovasi teknologi, serta penguatan kolaborasi dalam pengembangan industri estetika regeneratif.
Selain agenda penghargaan, kegiatan tersebut juga menghadirkan rangkaian DNA Optimizing Technology (DOT™) Tour. Melalui program ini, peserta berkesempatan melihat secara langsung proses penelitian, pengembangan, hingga produksi teknologi bioteknologi.
Dalam DOT™ Tour I, peserta diajak mengenal perjalanan DNA salmon hingga menjadi Rejuran® Injectables.
Tiga kreator konten Indonesia yang dikenal sebagai Anderson Sisters, yaitu Jacqueline Sheerine Andersen, Michelle Veronique Andersen, dan Angelynne Viorenique Andersen, turut mengikuti kunjungan tersebut.
Sementara itu, DOT™ Tour II berfokus pada pengembangan ReNTox dan Rejuran® Cosmetics. Peserta mengunjungi Yangyang Salmon Facility, PharmaResearch Factory, dan PharmaResearch Bio Factory untuk mendapatkan gambaran mengenai proses pengembangan teknologi serta diversifikasi portofolio perusahaan.
Managing Director idsMED Aesthetics, Andy Rahardja, mengatakan keberhasilan mempertahankan penghargaan Top Global Distributor selama empat tahun berturut-turut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak.
Menurutnya, pencapaian tersebut melibatkan kontribusi perusahaan, tenaga medis, mitra klinik, hingga konsumen di Indonesia.
Andy menilai kerja sama berbagai pihak memiliki peran penting dalam membangun pasar estetika nasional sekaligus memperluas kontribusi Indonesia di tingkat internasional.
Ia menambahkan, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus memperkuat edukasi medis dan mengikuti perkembangan inovasi dalam industri estetika.
Keterlibatan Indonesia dalam PGS 2026 yang diikuti peserta dari lebih dari 60 negara memperlihatkan semakin luasnya hubungan antara pasar domestik dan perkembangan industri estetika global.
Di tengah kemajuan teknologi bioteknologi, kolaborasi internasional dan peningkatan kompetensi tenaga medis menjadi bagian penting dalam perkembangan sektor ini.
Melalui pencapaian tersebut, Indonesia menunjukkan keterlibatan pelaku industrinya dalam ekosistem estetika internasional. Penguatan kolaborasi, edukasi medis, serta pengenalan inovasi teknologi menjadi bagian dari upaya memperluas peran pasar nasional di industri estetika dunia.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.