Pertumbuhan yang dialami serta kesukaan terhadap berbagai makanan manis biasanya menyebabkan sejumlah masalah kesehatan pada anak. Salah satu masalah kesehatan yang paling kerap terjadi adalah masalah berupa gigi berlubang.

Gigi berlubang menjadi masalah yang paling sering dialami anak usia Sekolah Dasar. Makanan manis, lengket, karbohidrat serta minuman berkarbonasi dapat menyebabkan gigi berlubang.

Minuman dan makan manis tersebut biasanya disukai bakteri. Ketika ada yang manis, di mulut akan menjadi asam. Inilah yang membuat gigi berlubang. Jika gigi berlubang, sisa makanan pun akan masuk ke gigi tersebut, alhasil bau mulut dan nafas tak sedap pun terjadi. Bahkan, gigi pun bisa berubah.

Bukan hanya permasalahan kesehatan saja, gigi berlubang dan bau mulut juga dapat berdampak pada psikologis anak. Dikutip dari berbagai sumber, (30/03/2021) permasalah gigi dan mulut dapat menurunkan kepercayaan diri anak. Apalagi ketika pertama kali anak masuk sekolah.

Anak usia sekolah mulai sensitif terhadap pandangan orang terhadap mereka. Seiring bertambahnya usia, anak semakin menyadari posisinya sebagai makhluk sosial. Mereka juga mulai memiliki keinginan agar dapat diterima dengan baik di tengah lingkungan.

Baca Juga: 5 Tanda Kerusakan Gigi pada Anak, Perhatikan Ya Moms!

Oleh karenanya, Moms perlu memberikan perlindungan yang lebih menyeluruh agar anak dapat bersosialisasi dengan nyaman dan percaya diri. Tak hanya itu, anak juga dapat terhindar dari risiko yang mungkin timbul akibat kebiasaan-kebiasaan baru di sekolah, termasuk risiko kesehatan gigi dan mulut. Mencegah masalah gigi bisa dilakukan dengan memerhatikan asupan makanan serta menggosok gigi sesuai anjuran.