Saat memiliki anak, tentu setiap orang tua ingin memberikan yang terbaik untuk tumbuh kembang anak. Segala hal diperhatikan para orang tua demi menghindari permasalahan dalam perkembangannya.

Salah satu hal yang sering jadi perhatian orang tua adalah posisi duduk anak. Banyak yang merasa khawatir ketika anaknya duduk dengan membentuk posisi W. Apakah itu benar-benar membahayakan?

Melansir laman parents (5/4/2021) ada sebuah laporan yang mengatakan bahwa sebenarnya duduk dengan posisi W aman dilakukan anak di bawah usia dua tahun. Itu berarti orang tua harus memperhatikan anak-anak usia di atas tiga tahun yang memiliki kebiasaan duduk dengan posisi W karena dapat berdampak negatif terhadap perkembangan keseluruhan.

Beredar kabar bahwa duduk dalam posisi W dapat menyebabkan masalah postural, ortopedi, atau masalah otot. Namun, banyak ahli yang menepis kabar itu. Posisi duduk W paling sering dilakukan oleh balita hingga anak usia delapan atau sembilan tahun. Sangat umum bagi anak-anak untuk duduk dengan posisi W karena dilahirkan dengan tulang paha yang dibalik atau disebut anteversion femoralis.

"Kenyataannya adalah kebanyakan dari kita memiliki anteversi femoralis. Anteversi femoralis yang berlebihan yang memungkinkan anak-anak untuk duduk di posisi 'W'," kata dr. Greg Hahn, M.D., ahli ortopedi pediatrik di Rumah Sakit All Children Johns Hopkins.

"Posisi tersebut tidak menyebabkan masalah jangka panjang jadi kami tidak mengkhawatirkannya," lanjut dr. Hahn.

Dr. Hahn menjelaskan ada penelitian yang dilakukan oleh Institut Displasia Pinggul Internasional hasilnya menunjukkan bahwa peningkatan anteversion Femoral enggak menyebabkan dislokasi pinggul dan enggak merusak soket pinggul anak. Jika anak mengalami anteversi femoral memang memiliki posisi duduk 'W' bisa lebih nyaman.

Baca Juga: Anak Usia 3 Tahun Belum Bisa Bicara, Kapan Moms Perlu Khawatir?

Sementara itu, para orang tua harusnya lebih memperhatikan masalah tech neck. Ini merupakan kondisi di mana anak-anak menghabiskan lebih banyak waktu membungkuk hingga menambah beban pada otot punggung.