Banyak yang  bilang bahwa musik baik untuk jiwa. Ternyata bukan itu saja, musik juga berpengaruh terhadap kesehatan organ hati lho.

Dalam sebuah penelitian yang dipresentasikan pada konferensi American College of Cardiology yang diadakan pada 28 hingga 30 Maret 2020 menunjukkan bahwa rasa sakit serta kecemasan menurun pada orang yang menderita nyeri dada setelah serangan jantung (post-infarction angina) setelah mendengarkan musik selama 30 menit sehari.

"Berdasarkan temuan kami, kami yakin terapi musik dapat membantu semua pasien setelah serangan jantung, tidak hanya pasien dengan post-infarction anginai,” kata Predrag Mitrovic, MD, PhD, profesor kardiologi di Fakultas Kedokteran Universitas Belgrade dilansir laman Everydayhealth (6/4/2021).

Para peneliti di Universitas Beograd mempelajari 350 peserta yang didiagnosis dengan serangan jantung dan nyeri dada pasca serangan jantung. Peserta diminta mendengarkan musik pilihan mereka selama 30 menit setiap hari, idealnya sambil beristirahat dengan mata tertutup. Selama tujuh tahun, peserta mendengarkan musik yang menenangkan, mendokumentasikan setiap sesi dalam sebuah log.

Baca Juga: Waspada! 7 Hal Ini Bisa Merusak Kesehatan Hati

Pada akhir penelitian, para peserta yang rutin mendengarkan musik memiliki skor kecemasan sepertiga lebih rendah daripada peserta yang hanya mengonsumsi obat penahan sakit. Mendengarkan musik secara rutin juga bisa menurunkan risiko gagal jantung, serangan jantung serta henti jantung.