Rumah Radakng merupakan warisan budaya Indonesia. Rumah adat suku Dayak yang ada di provinsi Kalimantan Barat ini memiliki bentuk yang sangat megah.

Kata Radakng berasal dari bahasa Dayak Kanayatn yang berarti rumah betang atau rumah panjang. Rumah Radakng disebut-sebut sebagai rumah terpanjang di Indonesia capai hampir 200 meter.

Rumah adat ini memiliki ciri khas, seperti kolong atau pondasi rumah yang tinggi. Hal ini dilakukan guna terhindari dari terkaman binatang buas. Selain itu, atap rumah Radakng juga mengadopsi nuansa-nuansa Kalimantan terbagi atas beberapa bilik untuk ditinggali beberapa orang suku Dayak.

Bentuk rumah Radakng memiliki filosofi. Salah satunya adalah bentuk rumah yang dibuat untuk mempererat hubungan antar keluarga yang tinggal di rumah tersebut. Bagian hulu rumah dibangun searah dengan matahari terbit, sedangkan bagian hilirnya harus searah matahari terbenam. Hal ini dilakukan sebagai bentuk doa para penghuni rumah adat Radakng menjadi pekerja keras sejak matahari terbit hingga terbenam.

Selain itu, bagian depan rumah Radakng biasanya terdapat patung yang menyerupai manusia. Patung yang terbuat dari kayu ulin ini digunakan sebagai pengantar arwah leluhur dan dipercaya suku Dayak untuk menangkal bala dan mengusir roh-roh jahat.

Baca Juga: Deretan Fakta Menarik tentang Lismaryani Sutarmidji, Istri Gubernur Kalimantan Barat, Inspiratif Banget!

Jika kamu berkunjung ke Kalimantan Barat, pasti akan menemui replika rumah Radakng, salah satunya ada di jalan Sultan Syahrir, Kota Baru, Pontianak, Kalimantan Barat.