Miss Eco Indonesia, Intan Wisni Permatasari sedang jadi sorotan publik atas prestasinya berhasil menjadi kontestan dan masuk ke dalam 10 besar di ajang kecantikan Miss Eco International yang digelar di Mesir. Selain dari prestasinya, ia baru-baru ini viral karena dinilai enggak bisa berbahasa Inggris sampai harus meminta bantuan translator saat menjawab pertanyaan dari juri di atas panggung.

Dalam menjawab, Intan juga menggunakan Bahasa Indonesia dengan terbata-bata. Bukannya mendapat dukungan, ia malah menuai hujatan dari rakyat di negerinya sendiri. Publik menilai jawaban Intan ngelantur dan enggak sesuai dengan apa yang ditanyakan juri. Intan pun telah membuat bingung translator yang disediakan untuk dirinya dalam menerjemahkan jawaban Intan.

"Imigrasi yang ilegal adalah di mana suatu negara imigrasi yang disetujui dan diperbolehkan oleh negara tersebut dan memiliki sesuatu persetujuan like... uhm.... perjanjian sesuatu untuk negara tersebut dan menghasilkan sesuatu untuk kelegalitasan tersebut, termasuk dalam PBB. Sorry, thank you," ujar Intan menjawab pertanyaan juri.

Membela diri, Intan mengaku dirinya enggak mengerti persoalan politik. Maka, ketika datang pertanyaan tentang imigrasi ilegal, ia kebingungan dalam menjawab. Selain engagak paham, model kelahiran tahun 1998 ini juga masih merasa terkejut karena dirinya bisa bertahan sampai 10 besar di ajang kecantikan tersebut.

“Aku bener-bener syok gara-gara pernyataan itu tentang politik. Setau aku pertanyaan Miss Eco itu hanya wanita dan lingkungan dan aku hanya belajar sebatas itu aja," ujar Intan.

Intan juga memiliki trauma mengucap bahasa Inggris. Trauma ini datang dari masa kecilnya yang pernah kena bully saat berbicara bahasa asing tersebut.

"Aku ada trauma ngomong bahasa Inggris depan publik. Kenapa? karena aku pernah dibully, se-dibully itu, se-trauma itu, dan aku pernah sampai se-stres itu," ungkap Intan dalam video permintaan maafnya.

Baca Juga: Miss Eco Indonesia Kena Bully saat Jawab Pertanyaan Berbahasa Inggris, Netizen: Enggak Nyambung!