Menu

Profil Caroline Jurie, Mrs World dari Sri Langka yang Dipolisikan karena Mencopot Paksa Mahkota Juniornya

09 April 2021 16:35 WIB
Profil Caroline Jurie, Mrs World dari Sri Langka yang Dipolisikan karena Mencopot Paksa Mahkota Juniornya

Mrs World dari Sri Langka, Caroline Jurie (Twitter/carolinejurie)

HerStory, Jakarta —

Terjadi keributan dalam ajang kecantikan yang digelar negara Sri Langka. Caroline Jurie mengambil paksa mahkota yang dinobatkan kepada Puchpika De Silva di atas panggung Mrs Sri Langka 2020. Kejadian yang membuat heboh penonton di seluruh dunia ini sungguh enggak mengejutkan.

Caroline Jurie melepas paksa mahkota tersebut bukan tanpa alasan. Menurut Caroline, Pusphika enggak cocok mendapatkan gelar Mrs Sri Langka karena latar belakangnya yang pernah menikah dan kini berstatus sebagai seorang janda. Mahkota tersebut pun diberikannya kepada Runner Up pertama di ajang Mrs Sri Langka 2020 yang digelar pada hari Minggu (04/04/21) lalu di Teater Nelum Pokuna, Colombo, Sri Langka.

Pelepasan paksa mahkota tersebut pun menuai kontroversi. Caroline disebut sebagai orang yang telah mencoreng nama ajang kecantikan Miss Sri Langka. Profil Caroline Jurie pun dicari-cari oleh banyak orang. 

Caroline Jurie bukanlah wanita biasa. Ia lahir di Kandana, Sri Langka pada 5 Oktober 1992. Ia merupakan Mrs World 2019 dari Sri Langka. Sebagai senior dari Pusphika, ia merasa lebih paham dengan aturan untuk menjadi Mrs Sri Langka, sehingga berani melepas mahkota juniornya sampai mengalami cedera.

Wanita berusia 28 tahun tersebut alumni Sekolah Perempuan St Sebastian dan kini berprofesi sebagai model dan aktris. Ia juga memiliki pekerjaan lain sebagai Sales Executive di salah satu pusat perbelanjaan di Dubai.

Kini, Caroline berstatus sebagai tersangka dari insiden tersebut. Ia dipolisikan bersama dengan rekannya, Chula Padmendra. Sebelum kasus masuk ke ranah hukum, Caroline sudah sempat diminta untuk melakukan permintaan maaf kepada Pusphika De Silva, tapi ia menolaknya.

Jika Jurie melakukan hal itu, De Silva akan mencabut laporannya ke polisi. Namun Jurie menolaknya mentah-mentah.

"Saya mencoba untuk menghentikannya masuk ke pengadilan. Namun dia menolak. Saya memaafkan tapi tidak melupakan," ucap Pusphika dilansir dari The Sun.

Untuk saat ini, Caroline Jurie dan Chula Padmendra dibebaskan dengan jaminan. Keduanya juga diperkirakan bakal hadir di Pengadilan Magistrat Kolombo pada 19 April mendatang.

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Artikel Pilihan