Orang tua selalu ingin yang terbaik untuk anak. Pendidikan yang terbaik, lingkungan yang sehat, dan tentu saja kondisi kesehatan mental yang stabil. Mental yang stabil sering kali luput dari perhatian orang tua karena merasa anak bertingkah baik-baik saja tanpa menyadari bahwa orang tua bisa jadi salah satu alasan mental anak terganggu.

Anak yang tiba-tiba sering marah kepada orang tua perlu diperhatikan apa alasan di balik kemarahannya. Bisa jadi ia memupuk rasa kesal yang sudah lama karena didikan orang tua yang kurang tepat. 

Persoalan yang sering ditemui adalah ketika anak berbuat salah di hadapan umum dan orang tua memarahi mereka secara gamblang tanpa memedulikan keadaan sekitar. Tentu hal tersebut membuat anak malu dan mentalnya bisa terganggu.

Mungkin emosi orang tua saat itu datang dengan spontan hingga enggak memikirkan hal lain dan langsung menghakimi anak. Sebenarnya yang orang tua inginkan adalah anak yang menurut dan bisa berbuat baik seperti semestinya.

Membuat kesalahan itu hal yang normal bagi anak-anak. Dan cara untuk menasihati anak agar enggak lagi melakukan kesalahan dengan cara perlahan dan pendekatan hati ke hati.

Baca Juga: Emosi Dengan Anak? Kamu Wajib Tau Informasi Ini!

Jangan sekali-kali memarahi anak di depan umum. Menurut Lie Wei Jen dari Yayasan Eunike dalam kanal YouTube Tanam Benih Foundation, jika anak berbuat salah di muka umum, maka orang tua bisa memanggil mereka untuk bicara empat mata. Sadarkan anak tentang kesalahannya dan bangun kepercayaan dirinya lagi agar bisa kembali bersosialisasi dengan lingkungannya untuk memperbaiki kesalahan yang ia perbuat, bukan malah minder karena habis dimarahi di depan umum, parahnya lagi, di depan teman-teman usia sebayanya.