Artis Nagita Slavina kini tengah berbadan dua. Di kehamilan anak keduanya ini kabarnya Nagita menjadi lebih sensitif dan mudah menangis. Dilihat dari beberapa unggahan video di media sosialnya, Nagita kerap kali merasa terharu ketika membaca doa serta ucapan selamat dari kerabat hingga penggemarnya.

Kehamilan memang megubah hormon tubuh wanita. Salah satunya memicu perubahan suasana hati calon ibu menjadi lebih sensitif sehingga air mata mudah ke luar. Namun, jika dilakukan terlalu sering bisa berakibat fatal. Sering merasa sedih hingga nangis tak berkesudahan ketika hamil dikaitkan dengan kelahiran prematur lho.

Jangan panik dahulu moms, sebenarnya menangis saat hamil adalah hal yang wajar. Namun, jika itu dilakukan hanya sesekali. Hal yang perlu diperhatikan jika ibu hamil merasa sedih terus menangis hingga alami depresi yang lebih parah.

Melansir laman Healthline (21/4/2021) satu studi tahun 2016 menunjukkan bahwa masalah kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi selama kehamilan dapat meningkatkan kemungkinan kelahiran prematur dan berat badan bayi ketika lahir cenderung rendah. Tinjauan studi tahun 2015 lainnya menemukan hubungan serupa antara tekanan mental dan kelahiran prematur.

Jika ibu hamil alias bumil mengalami depresi, bumil cenderung akan meratapi kesedihannya dan tak memberikan perhatian berlebih kepada sang jabang bayi. Dengan begitu, bayi kurang mendapatkan perawatan yang memadai.

Baca Juga: Raffi Ahmad Panik Sampai Dobrak Pintu Kamar Mandi, Nagita Slavina Emosi: Apaan Sih!

Penting untuk diingat bahwa depresi bukanlah kesalahanmu! Oleh sebab itu, jangan mengabaikan kesehatan mental dan carilah pertolongan. Seorang ibu enggak akan mungkin dengan sengaja membahayakan calon anak yang dikandungnya.