Kelahiran seorang bayi adalah hal yang paling ditunggu oleh tiap orang tua, apalagi pasangan suami-istri (pasutri) baru. Banyak hal yang pastinya telah disiapkan sejak jauh hari sebelum si Bayi lahir. Segala sesuatu dipersiapkan semaksimal mungkin agar si kecil merasa nyaman ketika sudah berada di rumah.

Menjaga dan merawat si Kecil pun perlu perhatian yang lebih. Sebagai orang tua baru, pasti rasa cemas dan takut kian menghampiri. Cemas boleh, asalkan jangan sampai merubahnya menjadi kepanikan yang justru merugikan diri dan tentunya sang buah hati.

Nah, buat Beauty yang belum memiliki anak atau sedang menuju proses persalinan, ada beberapa kesalahan nyang mestinya kamu hindari agar tidak dilakukan pada si Kecil.

Terpaku pada buku panduan

Sudah pasti, sejak awal kehamilan kamu sudah memegang buku panduan yang dijadikan pegangan. Tapi Beauty, itu hanya buku panduan bukan Kitab pengasuh anak.

Melansir dari laman Charlotte Parent, orang tua baru cenderung membaca tentang cara merawat bayi dengan benar. Setelahnya mereka akan dibuat gila saat mencoba melakukan sesuatu 'dengan benar'. Padahal, yang benar adalah enggak ada cara untuk menjadi orang tua dari seorang anak, setiap anak diperlakukan dengan cara yang berbeda-beda.

Alih-alih fokus pada apa yang dikatakan dalam buku panduan, cobalah untuk merawat dan menjaga si Kecil dengan penuh kasih sayang, perhatian, dan kenyamanan bagi sang buah hati.

Alas tidur si bayi

Nah, kalau misalnya selama ini kebanyakan Ibu memberikan alas seperti bantal guling, atau mainan lainnya di tempat tidur si Kecil itu sebenarnya enggak dianjurkankan lho!

Melansir dari Mother and BabyAmerican Academy of Pediatrics menyatakan, setiap bayi harus tidur dengan posisi telentang di tempat tidurnya tanpa adanya mainan atau alas tidur lainnya.

Namun, sebuah studi Centers of Disease Control and Prevention menemukan satu dari lima ibu yang mengatakan, mereka meletakkan bayi yang tidur di samping perut mereka. Selain itu, 39 persen Ibu lainnya mengenakan alas tambahn untuk tempat tidur si bayi.

Menurut Dr. Tanya Altmann, penulis buku Baby and Toddler Basics, untuk membuat bayi tidur enggak harus menggunakan tambahan seperti bantal, mainan, atau barang latinnya yang membuat si Kecil menjadi enggak nyaman.

Masih bingung memberikan ASI atau Susu Formula

Bayi yang baru lahir tentu akan diberikan asupan berupa susu, baik ASI (Air Susu Ibu) atau susu formual sekalipun. Namun, sering terjadi kekeliruan saat meberikan ASI pada si Kecil. Misalnya, posisi yang kurang tepat sehingga bayi susah menghisap puting dengan benar.

Untuk itu, coba ikuti arahan dokter atau bahkan orang tua yang sudah berpengalaman agar si Kecil bisa mendapatkan asupan dengan baik untuk tumbuh kembangnya.

Menggunakan air dingin atau panas saat memandikan bayi?

Air yang digunakan untuk memandikan bayi harus memiliki kadar suhu yang tepat. Suhu air yang terlalu panas atau terlalu dingin dapat berbahaya bagi si Kecil. Saat memandikan si Kecil air harus diisi hingga ketinggian 2-3 inchi dan bayi enggak boleh disimpan dalam air terlalu lama. Si Kecil harus diseka dengn benar menggunakan kaain yang lembut. Setelah selesai mandi, jangan lupa keringkan bayi di tiap lipatan tubuhnya hingga benar-benar kering.

Tidak membiarkan bayi menangis

Anak bayi yang baru lahir wajar bila menangis. Melansir dari laman Webmd.com, orang tua sering berpikir bahwa tugasnya ialah memastikan si Kecil tidak menangis. Padahal, menangis merupakan cara bayi berkomunikasi.

Umumnya, menangis merupakan bagian normal dari kehidupan bayi. Namun, jika si Kecil menangis disertai dengn demam, muntah, perut bengkak, atau hal lainnya itu perlu penanganan lebih lanjut!

Nah, Beauty itu tadi lima kesalahan sederhana yang perlu dihindari pada bayi baru lahir. Saat merawat si Kecil yang baru lahir, intinya jangan terlalu panik dan coba konsultasikan ke dokter yang tepat atau orang tua yang sudah berpengalaman ya!