Indonesia dikenal memiliki sumber daya manusia yang hebat dengan sejuta talenta. Mulai dari ilmuwan, penyanyi, aktor, hingga pebisnis dari Indonesia mampu berjaya dengan prestasi yang membanggakan. Salah satu wanita yang mampu menorehkan prestasi di bidang bisnis adalah Arini Subianto.

Di tahun 2019, Forbes merilis daftar 50 orang terkaya di Indonesia dan salah satunya adalah Arini Subianto. Wanita kelahiran tahun 1970 ini dikenal sebagai single mom yang mampu mengelola perusahaan-perusahaan besar di Indonesia seperti PT Persada Capital Investama, PT Tri Nur Cakrawala, dan PT Pandu Alam Persada.

Anak dari Benny Subianto ini menduduki posisi ke 49, dengan kekayaan mencapai US$600 juta atau Rp8,8 triliun (kurs: Rp 14.700/US$). Mengutip dari berbagai sumber, (28/04/2021) Arini mengawasi investasi Persada dalam produk pengolahan kayu dan minyak sawit hingga pengolah karet dan batu bara. Portofolio Persada mencakup 11 persen saham di perusahaan raksasa batubara Adaro Energy. Arini pun duduk sebagai komisaris di Adaro.

Kesuksesannya ini dimulai ketika ia harus menggantikan posisi sang ayah yang wafat pada 2017 silam. Semasa hidupnya, Benny Subianto menjabat sebagai pimpinan PT Astra Internasional Tbk, pemegang saham di Adaro Energy, dan pendiri perusahaan Persada Capital Investama. 

Kesuksesan dan kekayaan yang diperoleh oleh Arini Subianto tak hanya didapatkannya dari peninggalan mendiang Benny Subianto, sang Ayah. Arini juga memiliki latar belakang pendidikan yang baik dengan gelar Master of Business Administration (MBA) dari Graduate School of Business Fordham University di kota New York, Amerika Serikat.

Baca Juga: Kartini Muljadi dan Arini Subianto, 2 Srikandi Tajir RI Versi Majalah Forbes Tahun Ini, Kekayaannya Mencapai Rp8 Triliun!

Berkat latar belakang pendidikannya tersebut, Arini dapat menjaga stabilitas dari Persada Capital Investama atau bahkan membuatnya menjadi lebih besar dari waktu sebelum perusahaan tersebut diwariskan kepadanya.