Menu

Ibu Hamil Minum Kopi, Adakah Efek Sampingnya untuk Janin?

03 Mei 2021 15:00 WIB
Ibu Hamil Minum Kopi, Adakah Efek Sampingnya untuk Janin?

Ibu hamil sedang bersantai di atas kasur sembari minun kopi dan makan donat. (Unsplash/Fallon Michael)

HerStory, Jakarta —

Saat sedang hamil, kamu cenderung lebih memperhatikan kesehatan. Hamil membuat para wanita juga menjalani pola hidup sehat dengan menghentikan konsumsi makanan mentah, alkohol, dan merokok. 

Tapi, bagaimana dengan kafein? Apakah ada larangan untuk ibu hamil mengonsumsi kopi serta teh yang merupakan minuman berkafein? Adakah efek samping mengonsumsi kafein dengan janin yang tengah dikandung?

Kafein adalah stimulan yang ditemukan dalam teh, kopi, minuman ringan, cokelat, minuman energi, dan beberapa obat-obatan. Kopi adalah salah satu sumber asupan kafein tinggi yang paling umum.

Selama kehamilan, pembersihan kafein dari darah ibu melambat secara signifikan. Hasil dari beberapa studi observasi menunjukkan bahwa kelebihan asupan kafein dapat dikaitkan dengan hambatan pertumbuhan janin, penurunan berat badan saat lahir, kelahiran prematur hingga bayi meninggal ketika lahir.

Untungnya, ibu hamil alias bumil masih boleh mengonsumsi kafein. Tetapi, ada beberapa hal penting yang perlu diketahui tentang cara mengonsumsi kafein dengan aman selama kehamilan.

Rekomendasi Mengonsumsi Kafein yang Aman saat Hamil

Kafein adalah bahan yang terkandung dalam banyak minuman, makanan, dan makanan ringan. Jadi mungkin sulit untuk menghindari konsumsi kafein sepenuhnya.

Sebagian besar ahli setuju bahwa batas aman  kafein untuk bumil 200 miligram kafein per hari selama kehamilan yang setara dengan sekitar dua cangkir kopi seduh.

Bagaimana Kafein Mempengaruhi Tubuh Selama Kehamilan

Meskipun butuh waktu lebih lama untuk membersihkan kafein dari tubuh selama kehamilan, jika mengonsumsi dalam jumlah kecil masih bisa ditoleransi dengan baik.

Jika kamu masih bisa mentolerir kafein, itu boleh dikonsumsinya, tetapi penting juga untuk diingat bahwa terlalu banyak mengonsumsi kafein dapat memiliki efek samping.

Kafein merupakan stimulan yang dapat meningkatkan detak jantung dan tekanan darah. Terlalu banyak kafein dapat membuat perasaan cemas dan buat tubhh gemetar. Kebanyakan konsumsi kafein juga dapat menyebabkan kesulitan tidur dan insomnia.

Kafein juga bersifat diuretik. Efek diuretik ini bisa menghilangkan air dari tubuh. Sifat diuretik ini bisa membuat kamu ingin buang air kecil terus hingga bisa sebabkan dehidrasi.

Baca Juga: Bukan Hanya Soal Kehamilan, Morula dan Monash University Ungkap Perspektif Baru tentang Perjalanan IVF

Baca Juga: Tak Hanya Soal Medis, dr. Bee Hadir Dampingi Perjalanan Perempuan Menuju Kehamilan

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Artikel Pilihan