Wanita yang berada pada usia produktif dan berencana memiliki anak sebaiknya menjaga tubuh agar tetap bugar dan sehat. Ini karena sebuah studi baru menemukan keterkaitan antara obesitas dan autisme.

Dikutip dari berbagai sumber, (05/05/2021) anak-anak yang lahir dari ibu yang mengalami obesitas dan diabetes memiliki risiko empat kali lebih besar didiagnosis dengan gangguan spektrum autisme. Gangguan spektrum autisme adalah kondisi perkembangan neuro serius yang ditandai oleh kekurangan yang parah dalam hak sosialisasi, komunikasi verbal dan non verbal, serta perilaku repetitif.

Sebuah penelitian menyoroti teori tentang faktor risiko autisme yang dikembangkan sebelum anak-anak dilahirkan. Penelitian yang diterbitkan dalam Pediatric Journal tersebut melakukan penelitian dengan melibatkan sekitar 2.734 ibu dan anak antara tahun 1998 hingga 2014.

Para peneliti mengumpulkan data terkait dengan berat badan para ibu sebelum kehamilan dan adanya penyakit diabetes yang diderita oleh sang ibu sebelum hamil. Mereka juga melihat para ibu yang mengembangkan diabetes gestasional selama kehamilan.

Penelitian tersebut menyoroti bahwa faktor risiko autisme dimulai dari dalam rahim. Anak-anak yang ibunya mengalami obesitas sekaligus diabetes memiliki kemungkinan empat kali lebih besar mengembangkan autisme dibandingkan dengan anak yang lahir dari ibu dengan berat badan yang normal tanpa diabetes.

Seiring dengan diabetes pra-konsepsi, anak-anak dari ibu obesitas yang mengembangkan diabetes gestasional selama kehamilan juga berisiko tinggi didiagnosis mengalami autisme.