Relationship (Freepik/Jcomp)
Berhubungan intim merupakan hal yang wajar dilakukan oleh pasangan yang telah menikah. Biasanya, setelah berhubungan intim, kamu akan merasa ingin buang air kecil, kan?
Beauty, ternyata buang air kecil setelah berhubungan intim bisa membantu mencegah infeksi saluran kemih, lho. Namun, banyak juga orang yang mengatakan bahwa buang air kecil setelah berhubungan intim bisa mencegah terjadinya kehamilan. Benar atau enggak, sih?
Pada kenyataannya, wanita memang harus buang air kecil setelah bercinta, tapi hal ini enggak akan memengaruhi program kehamilan yang sedang kamu dan suami rencanakan.
Saat melakukan penetrasi, ejakulasi dilepaskan ke dalam saluran vagina. Sementara urin dilepaskan dari uretra. Ini adalah dua hal yang berbeda dan sebenarnya terpisah. Makanya, buang air kecil enggak enggak memengaruhi kehamilan karena enggak mengeluarkan apapun dari vagina.
Buang air kecil setelah berhubungan seks, bisa membnatu menyiram bakteri yang muncul saat berhubungan intim. Bakteri tersebut datang dari berbagai macam sumber, seperti tangan, kondom, penis, alat bantu seks, dan lainnya. Makanya, buang air kecil dapat membantu mendorong bakteri-bakteri tersebut keluar dari saluran kencing.
Beauty, meskipun buang air kecil baik untuk membersihkan bakteri yang masuk, kamu enggak perlu terburu-buru ke toilet setelah penetrasi.
Menurut para ahli, buang air kecil idealnya adalah dalam waktu 30 menit setelah bercinta. Hal tersebut dilakukan untuk mendapatkan manfaat pencegahan infeksi saluran kemih.
Kamu juga harus tahu kalau setelah melakukan hubungan intim, jangan langsung tidur, ya. Kalau kamu belum ingin buang air kecil, cobalah untuk banyak minum air putih.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.