Saat sedang jatuh cinta, terutama pada tahap awal percikan cinta masih sangat kuat. Masa-masa ini segala perhatian dicurahkan, intensitas bertemu pun sangat sering dilakukan. Rasanya dunia hanya milik berdua deh.

Kebiasaan ini bisa membuat salah satu pihak jadi terus mendambakan perhatian pasangannya. Dan ketika ini terjadi, tentu akan ada gesekan dalam hubungan karena memiliki pasangan yang manja dan selalu ingin menempel berduaan. Dalam beberapa kasus, hal itu bisa lebih berbahaya ba hubungan.

Keinginan untuk terus menempel dengan pasangan, seperti tindakan: 

  • Menelepon pasangan beberapa kali sehari
  • Berulang kali mengirim pesan kepada pasangan sepanjang hari
  • Membuat diri sendiri panik saat mereka enggak memberikan respons
  • Terus-menerus menguntit aktivitas pasangan di media sosial
  • Merasa terancam oleh teman atau rekan kerja lawan jenis
  • Semakin sedikit waktu untuk teman-teman
  • Terus mencari kepastian perasaan pasangan terhadapmu

Jika ini adalah perilaku yang sering kamu lakukan, kenyataannya mungkin sulit untuk diterima. Namun, ada alasan mendasar mengapa seseorang cenderung bergantung dan ingin terus menempel pada pasangan 

Baca Juga: Ini 4 Tanda Suami Sudah Tergoda dengan Wanita Lain, Moms Harus Tahu Nih!

Mungkin hal ini disebabkab karena terus khawatir akan diremehkan atau ditinggalkan dalam hubungan. Untuk menghindari hal ini, dan untuk merasa lebih aman, mereka pun rela melakukan apa saja untuk lebih dekat dengan pasangannya secara emosional. Sayangnya, hal ini bisa membuat orang lain tercekik, dan bahkan tak segan untuk meninggalkanmu.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas