Ternyata posisi ketika makan mempengaruhi pencernaan tubuh. Makan sambil tiduran dianggap nyaman bagi beberapa orang. Biasa dilakukan ketika sedang menonton atau membaca buku. 

Makan sambil tidur ternyata memiliki risiko yang harus kamu waspadai. Kalau kamu termasuk orang yang suka makan sambil tiduran sebaiknya kurangi atau hindari kebiasaan ini, yah! Ini dia risiko yang terjadi akibat makan sambil tiduran.

  1. Memperlambat pencernaan

Salah satu risiko akibat makan sambil tiduran adalah pergerakan dan proses pencernaan yang melambat. Posisi tidur memungkinkan naiknya asam lambung dan menyebabkan berbagai gangguan pencernaan seperti kembung, mual, begah, dan sakit perut.

  1. Meningkatkan risiko GERD

GERD merupakan kondisi di mana esofagus bagian bawah tidak menutup dengan benar setelah menelan makanan sehingga memungkinkan asam lambung dan makanan naik kembali. Ternyata makan sambil tiduran dapat memicu GERD. GERD kronis akibat makan sambil tiduran dapat berkembang lebih serius menjadi kanker esofagus.

Sebaiknya, jangan makan sambil tiduran untuk mencegah GERD. Jika kamu penderita GERD, disarankan untuk tidak berbaring 3-4 jam setelah makan untuk mencegah asam lambung dan makanan kembali naik.

  1. Meningkatkan risiko tersedak

Tersedak merupakan salah satu kondisi darurat yang terjadi sebab makan sambil tiduran. Makanan yang masuk dan menyumbat saluran pernapasan jika dibiarkan dapat menyebabkan kematian, lho!

Oleh karena itu, sebaiknya jangan makan sambil tiduran, yah. Selain itu, setelah makan juga gak disarankan untuk langsung tiduran sebab dikhawatirkan masih ada sisa makanan di kerongkongan yang dapat masuk dan menyumbat saluran pernapasan.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas