Anak-anak, apalagi masih bayi kerap kali menjadi sasaran gigitan nyamuk. Ketika anak digigit nyamuk, orang tua pasti akan merasa sangat khawatir. Bahkan enggak jarang menyalahkan diri sendiri atas apa yang terjadi oleh buah hati.

Namun, sebaiknya orang tua tak perlu cemas secara berlebihan. Ingatlah bahwa gigitan nyamuk tak menimbulkan rasa sakit. Gigitan yang menyakitkan mungkin disebabkan oleh sengatan dari lebah atau tawon.

Mengobati gigitan nyamuk pada bayi

Gatal benar-benar menjadi masalah dalam hal gigitan nyamuk. Kebanyakan orang hanya harus tahan dengan beberapa hari rasa gatal yang kurang nyaman dan mengganggu. Tapi, bayi belum bisa mengatasi hal itu dan cenderung memilih untuk menggaruk tempat gigitan nyamuk.

Hal pertama yang bisa orang tua lakukan agar anak berhenti menggaruk gigitan nyamuk adalah dengan memeluk anak dan beri tahu mereka bahwa itu akan baik-baik saja. Bersihkan area yang digigit nyamuk dengan sabun lembut dan air hangat dan tepuk-tepuk hingga kering. Kemudian, boleh mengoleskan kompres dingin dan lembab pada lokasi gigitan.

Lantas kapan orang tua harus mulai khawatir bahwa itu bukan hanya gigitan nyamuk biasa?

Baca Juga: Bolehkah Memberikan Air Putih pada Bayi untuk Jaga Hidrasi Tubuhnya?

Pertama, ketika rasa gatal berlangsung selama beberapa hari, selanjutnya area itu terus membengkak selama seminggu. Selain itu, bayi menjadi sakit kepala atau nyeri sendi.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas