Pemain sinetron GGS, Prilly Latuconsina memang dikenal mempunyai rumah mewah yang dibekali dengan berbagai fasilitas lengkap. Mulai dari salon, gym, home theater, rooftop, hingga kolam renang.

Ternyata, baru-baru ini Prilly mengungkapkan bahwa ada satu fasilitas lagi di rumahnya yang bisa bikin warganet iri. Bahkan, Prilly memamerkan fasilitas tersebut lewat unggahan IGTV yang dibuat pada Jumat (14/05/2021) lalu.

Fasilitas tersebut berupa kebun sayur organik di samping rumah besarnya itu. Ia menanam sejumlah jenis sayuran,mulai dari bayam, kangkung, hingga caisim.

Dalam unggahan IGTV-nya itu, terlihat Prilly yang mempersilahkan teman-temannya untuk berkebun jenis sayuran yang ada di kebunnya. Bahkan artis cantik mantan Maxime Bouttier ini pun ikut berkebun beberapa sayuran untuk diolah menjadi menu makanannya.

"Jadi kalau di rumah aku kalau nyayur sayurnya, apa namanya, nyabut sendiri. Soalnya ini non pestisida. Ini organik. Mereka aku suruh bawa pulang kangkung," kata Prilly dalam tayangan IGTV miliknya. Wah, kira-kira seperti apa ya perkebunannya?

Unggahannya itu pun ditonton hingga lebih dari dua juta kali dan mendapat ribuan komentar dari warganet. Banyak yang iri melihat kebun sayur milik artis pemain sinetron GGS itu.

"Lihat orang-orang pamer harta gak envy samsek. Lah lihat neng prili pamer kebun sayur sumpaah iri banget," kata seorang warganet.

"MasyaAllah lengkap banget rumah kamu prill ada kebonnya segala," ujar yang lain.

"Pengen punya kebun sayur kaya kak prilly," ungkap lainnya.

"Wahana baru dirumah prilly adalah 'berkebuuun'. Makin betah ajee dah main dirumah prilly inimah wkwkwk besok-besok nambah wahana ape lagi nih buk?" pungkas warganet lain.

Diketahui, rumah Prilly ini terdiri dari empat lantai yang didesain mewah layaknya bak istana. Bahkan rumahnya itu dibanderol serharga Rp20 miliar. Duh! Bikin iri.

Baca Juga: Blak-blakan Ngaku Tiduri Banyak Wanita, Ternyata Gofar Hilman Pernah Kena Penyakit Menular Seksual

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas