Sebagai orang tua, mungkin Moms merasa resah dan bingung ketika si kecil kedapatan berbohong. Moms mungkin akan berpikir apa yang terjadi pada psikologis anak sehingga ia berbohong?

Dikutip dari berbagai sumber, (17/05/2021) Berbohong adalah salah satu naluri manusia ketika ia tak mau dianggap buruk oleh orang lain. Begitu juga dengan si kecil, Moms. Misalnya ia berbohong sudah menghabiskan makanannya padahal ia membuangnya. Itu karena ia tak mau Moms tahu bahwa ia tak menghabiskan makanannya karena tahu Ibu gak suka akan hal itu. 

Lalu, bagaimana cara orang tua mengajarkan jujur pada anak? Yuk, simak empat tips berikut!

Hindari Menghukum Ketika si Kecil Ketahuan Berbohong

Memasuki usia empat tahun, kemampuan verbal si kecil sedang berkembang, Moms. Ia mungkin menjawab pertanyaan Moms dengan spontan tanpa memahami benar artinya atau efeknya. Oleh karena itu, daripada menuduhnya, “Wah, kamu berbohong ya” dan malah menghukumnya, lebih baik Moms melakukan pendekatan dengan cara lain. Moms dapat menjelaskan secara perlahan. Dari sini, Moms bisa mengajaknya untuk bercerita jujur dengan nada yang tenang. 

Hindari intonasi menuduh atau membentak ya, Moms, karena hal ini justru akan membuatnya makin menolak mengatakan yang sebenarnya.

Baca Juga: Moms, Ini yang Harus Diajarkan pada Anak Supaya Jadi Anak yang Pandai Bersyukur

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas