Perasaan memiliki alias posesif terhadap pasangan kadang membuat seseorang jadi mudah berpikiran negatif. Takut sang pacar melirik pria lain, bertanya-tanya apakah si dia sudah jenuh dengan kita, dan lain-lain. Pokoknya segala hal jadi bahan overthinking, deh.

Berhati-hati dalam menjalin hubungan itu memang perlu. Tetapi, jangan jadi alasan untuk terus overthinking. Khawatir berlebihan seperti ini bisa menjadi biang masalah di antara kamu dan pasangan. Pasalnya, overthinking akan mempengaruhi bagaimana kamu berkomunikasi dan keintiman fisik dengan pasangan.

Berikut ini beberapa alasan kenapa kamu harus berhenti overthinking dalam menjalin hubungan, seperti dikutip dari berbagai sumber, (19/05/2021).

Bisa jadi awal dari pertengkaran

Gimana enggak berantem, kalau telat telepon sedikit sudah dituduh enggak perhatian? Lupa mengabari sekali saja sudah dibilang enggak menghargai. Pacar paling sabar sekali pun lama-lama bakal capek dan ikut naik darah.

Membunuh esensi cinta

Terlalu banyak berpikir negatif dapat membunuh esensi cinta karena kamu terus memikirkan semua alasan mengapa dan bagaimana ia jatuh cinta kepadamu. Kalau sudah begini kamu justru melupakan hal terpenting, fakta bahwa dia mencintai kamu.

Baca Juga: Beauty, Kamu Sering Overthinking? Yuk, Atasi dengan Cara Ini!

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas