Bercinta jadi salah satu cara untuk mempererat hubungan suami istri. Namun, terkadang ada saja masalah yang dialami ketika sedang ingin menikmati momen intim berdua pasangan. Misalnya adalah ketika rasa kurang 'enak' saat melakukan seks oral.

Untuk masalah itu, banyak yang berpendapat bahwa mengonsumsi makanan tertentu bisa mengubah rasa cairan mani atau sperma dari organ intim. Salah satunya adalah buah nanas. Para pria yang rajin mengonsumsi nanas akan membuat cairan maninya menjadi lebih enak. Benarkah begitu?

Melansir laman Your Tango (19/5/2021) jus nanas ternyata bisa membuat air mani terasa lebih manis. Komponen jus nanas yang membantu air mani terasa lebih enak adalah tingkat pH asam dan kandungan gulanya yang sangat tinggi. Ini karena jumlah asam dan gula di dalam buah nanas bercampur dengan fruktosa dan glukosa yang sudah ditemukan dalam air mani dan membuat pH lebih asam, menciptakan rasa manis dan tak pahit. Bukan cuma nanas, ternyata lemon dan cranberry juga bisa mengubah rasa cairan organ intim.

Jika mengonsumsi asupan gula bersama dengan pH asamnya, itu dapat memecah kepahitan dan mempermanis rasa air mani. Tak hanya itu, itu juga bisa membuat air mani lebih harum lho.

Percaya atau enggak, ada makanan tertentu yang bisa mengubah pH vagina dan rasa air mani. Beberapa makanan bisa mengubah rasa menjadi lebih baik, sementara ada juga makanan yang membuat rasa pahit dan agak kurang 'enak'. Makan buah-buahan yang manis, serta rempah-rempah tertentu bisa mengubah rasa cairan organ intim. Jika ingin lebih manis, kamu bisa konsumsi kiwi, persik, kurma, blueberry, kayu manis, rumput gandum, dan peterseli.

Baca Juga: Wah! Ternyata Rambut Miss V Punya Banyak Fungsi, Salah Satunya Bisa Atur Suhu Tubuh, Lho!

Di samping itu, ada makanan yang harus dihindari, seperti bawang putih, susu, daging merah, dan sayuran hijau (brokoli dan bayam). Makanan ini bisa menambahkan rasa pahit dan asin pada air mani, dan kemungkinan besar akan dilepaskan sebagai racun bagi tubuh melalui urin, keringat, dan, air mani.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas