Menyusui secara langsung bisa berikan manfaat positif untuk kesehatan. Sebuah studi baru menunjukkan bahwa menyusui dapat menurunkan risiko wanita terkena penyakit jantung dan stroke, luar biasa bukan?

Untuk penelitian tersebut, para ilmuwan menganalisis informasi dari hampir 300.000 wanita di Cina. Ilmuwan menemukan bahwa mereka yang merupakan ibu dan pernah menyusui memiliki kemungkinan sekitar 10 persen lebih kecil untuk mengembangkan penyakit jantung dan stroke dibandingkan dengan ibu yang enggak pernah menyusui.

"Meskipun studi baru tak dapat membuktikan secara pasti bahwa menyusui menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke, temuan ini menunjukkan bahwa durasi menyusui dapat memiliki manfaat bagi kesehatan kardiovaskular ibu," tulis para peneliti dalam Journal of the American Heart Association edisi 21 Juni dikutip Moms (25/5/2021).

Penelitian di ke depannya masih diperlukan untuk mengonfirmasi temuan tersebut, dan menentukan apakah itu berlaku untuk wanita yang tinggal di negara lain.

Temuan tersebut diadakan bahkan setelah para peneliti memperhitungkan faktor-faktor yang dapat memengaruhi risiko penyakit jantung, seperti merokok, tekanan darah tinggi, obesitas, dan diabetes. Namun, penelitian tersebut tak dapat memperhitungkan beberapa faktor, seperti pola makan wanita yang dapat memengaruhi risiko penyakit jantungnya.

Baca Juga: Gak Berbahaya, 7 Cara Diet Sehat dan Aman untuk Ibu Menyusui

American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan, yang berarti bahwa ASI adalah satu-satunya sumber makanan untuk anak yang sangat baik untjk tubuh. Setelah bayi mencapai usia 6 bulan, AAP merekomendasikan agar ibu terus menyusui hingga bayi mencapai usia 1 tahun, tetapi bayi juga harus diperkenqlkqn makanan lain.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas