Seberapa sering kamu membunyikan leher? Ada berbagai alasan mengapa orang suka membunyikan leher. Mulai dari ingin melepaskan ketegangan atau hanya sekadar kebiasaan.

Ternyata membunyikan leher memiliki manfaat sekaligus risiko loh. Kira-kira apa aja ya? 

Efek positif pada mental

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa membunyikan leher yang dilakukan oleh ahli terapi tulang dapat memberikan efek positif pada mental. Hal itu terjadi sebab orang merasa ketika sendi berbunyi, maka ketegangan ikut lepas.

Efek plasebo

Walaupun gak memiliki efek khusus pada tulang sendi leher, suara yang timbul ketika membunyikan leher dapat menyugesti seseorang untuk merasa lebih baik. Hal ini dinamakan dengan efek plasebo.

Pelepasan endorfin

Endorfin merupakan efek tubuh untuk membantu mengatasi rasa sakit dan membuat perasaan lebih baik. Ketika membunyikan leher, kelenjar pituitari akan melepaskan hormon endorfin ke area sendi leher dan membuat kamu merasa lega.

Itu dia manfaat dari membunyikan leher. Tapi selain manfaatnya, kamu harus kenali juga risiko membunyikan leher sembarangan.

Menyebabkan saraf terjepit

Apabila membunyikan leher terlalu kuat berisiko menyebabkan saraf terjepit pada leher. Kondisi ini menyebabkan leher menjadi sulit hingga tidak bisa digerakkan.

Menyebabkan ketegangan otot leher

Leher yang tegang menjadi salah satu alasan seseorang membunyikan leher. Namun, apabila membunyikan leher terlalu kuat, maka ketegangan di leher akan semakin parah hingga leher tidak bisa digerakkan.

Meningkatkan risiko pembekuan darah

Terdapat banyak pembuluh darah penting yang berkaitan dengan otak di sekitar tulang leher. Membunyikan leher terlalu kuat dan sering dapat meningkatkan risiko tertusuknya pembuluh darah area leher. Kondisi ini dapat menyebabkan pembekuan darah yang berpotensi menghalangi aliran darah ke otak.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas