Setiap anak yang lahir ke dunia memiliki sifat yang berbeda-beda. Semuanya pasti memiliki sifat baik dan juga buruk di dalam dirinya. Benar begitu kan, Moms?

Salah satu sifat yang bisa dimiliki oleh seseorang adalah narsistik. Dalam situasi tertentu, sifat narsistik ini bisa menimbulkan efek yang negatif, tapi bisa juga memberikan efek yang positif. 

Melansir dari berbagai sumber (2/6/2021), sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Psychological Science menemukan bahwa anak-anak yang terlahir bersifat narsistik memiliki peluang lebih besar menjadi pemimpin atau dipilih sebagai pemimpin. 

Dalam penelitian tersebut, ada 107 anak-anak dari Belanda dengan usia 7-14 tahun yang ikut berpartisipasi. Dari 107 anak tersebut, 54 persen di antaranya adalah anak perempuan. Satu anak dalam setiap kelompok secara acak dipilih menjadi pemimpin.

Kelompok tersebut diminta untuk menyelesaikan tugas dan menilaisiapa yang cocok menjadi kandidat pemimpin. Anak-anak itu juga diminta untuk mengisi kuisioner.

Penelitian tersebut menghasilkan bukti bahwa anak-anak yang relatif bersifat narsistik lebih mungkin muncul menjadi pemimpin sejati. Ketika diberi posisi kepemimpinan, anak itu juga memiliki pandangan yang lebih baik tentang dirinya. 

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas