Moms, menjemur bayi ternyata memiliki banyak manfaat, lho. Aktivitas menjemur bayi sangat baik bagi kesehatan, terutama di pagi hari.

Sinar matahari pagi sangat baik untuk pertumbuhan tulang dan kulit bayi karena mengandung vitamin D. Namun, perlu diperhatikan durasi berjemur, ya, Moms. 

Menurut La Leche League International (LLLI), menyusui bayi ketika berjemur sangat disarankan karena vitamin D yang didapat dari matahari bisa ditransfer dari ibu ke bayi melalui ASI. 

Berikut 7 tips bagi ibu untuk menyusui si Kecil ketika berjemur:

1. Selalu pastikan untuk mendiskusikan status menyusui dengan penyedia kesehatan sebagai penanggung jawab. Hal ini guna sebagai tindakan pencegahan jika dibutuhkan.

2. Karena berjemur cukup memakan waktu, Moms dapat memeras dan menyimpan ASI terlebih dahulu untuk bayi. Hal ini dilakukan untuk dapat memberi makan bayi nantinya.

3. Untuk menghindari kecoklatan pada aera puting, Moms bisa oleskan petroleum jelly di daerah putih dan areola.

4. Ketika menyusui si Kecil, usahakan jangan menelanjangi seluruh bagian atas tubuh sebelum pergi berjemur. Hal ini dikarenakan sinar UV dapat mempengaruhi bagian puting.

5. Puting yang kering dapat membuat bayi sulit menyusu. Untuk itu, amankan puting dengan selotip atau bantalan payudara sebelum berjemur untuk mencegah putih terlalu kering.

6. Pastikan menggunakan pakaian yang nyaman sebelum mulai berjemur.

7. Hubungi dokter dan periksakan kondisi kulit. Hal ini dikarenakan berjemur dapat memicu timbulnya kanker kulit. Memeriksakan diri ke dokter akan dapat membantu membuat keputusan yang tepat.

Itu dia, Moms, beberapa tips untuk menyusui si Kecil ketika berjemur. Selamat mencoba!

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas