Memiliki hidung mancung memang menjadi dambaan semua orang. Hal ini dikarenakan hidung mancung dianggap dapat menambah kecantikan seseorang.

Namun, tak semua orang terlahir dengan hidung yang mancung. Demi memperoleh hidung mancung pun, seseorang harus melakukan operasi plastik. Tetapi, kini, adanya perkembangan zaman, untuk memiliki hidung yang mancung, dapat dilakukan dengan melakukan filler hidung.

Meski memang melakukan filler hidung dapat membuat hidung terlihat lebih mancung, ternyata terapat beberapa bahaya setelah melakukan filler hidung yang menimbulkan efek samping.

Berikut efek samping yang mungkin terjadi setelah melakukan filler hidung, dikutip dari berbagai sumber (06/06/2021):

1. Infeksi

Infeksi merupakan efek samping filler hidung yang paling pertama perlu diwaspadai. Suntikan pada prosedur filler hidung dapat mengakibatkan luka kecil pada tubuh dan juga dapat terjadi ketika alat yang digunakan tidak terjamin kebersihannya.

2. Benjolan

Reaksi tubuh ketika diberikan suntik filler akan dapat menimbulkan reaksi berupa peradangan kronis. Untuk mencegah peradangan ini, kulit membungkus cairan filler dalam suatu kapsul dan akhirnya menyebabkan benjolan.

3. Perubahan Warna Kulit

Efek samping berikutnya dapat menyebabkan perubahan warna kulit. Cairan asam hialuronat dapat memantulkan cahaya pada spektrum tertentu. Cairan filler yang disuntikan ke kulit dapat menyebabkan warna kebiruan pada kulit.

4. Reaksi Alergi

Filler juga dapat menyebabkan reaksi alergi yang tak terduga. Reaksi alergi ini dapat timbul beragam seperti ruam merah, hingga yang berat dapat mengancam nyawa.

5. Asimetri

Cairan filler dapat berpindah ke sisi tubuh lain seiring dengan waktu. Efek ini dapat menyebabkan asimetri atau perubahan bentuk pada tubuh.

Baca Juga: Selebgram Monica Indah Jadi Korban Malpraktek Filler Payudara

Itulah beberapa efek samping yang mungkin terjadi setelah melakukan filler hidung. Jangan lupa untuk diperhatikan, ya!

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas