Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau biasa disingkat KDRT, biasanya sering dikaitkan dengan penyalahgunaan alkohol atau obat-obatan. KDRT dapat terjadi dari banyak faktor.

Namun, tetap saja KDRT tidak bisa menjadi pembenaran terjadinya kekerasan domestik. Hal ini juga dapat terjadi ketika adanya kesalahan dalam menginterpretasikan kendali atas pasangan.

KDRT sendiri dapat dimulai ketika salah satu pihak dalam sebuah hubungan merasa perlu mengendalikan pertengkaran hingga lebih mendominasi. Berikut beberapa faktor penyebab KDRT:

1. Inner Child Terganggu

Orang yang melakukan KDRT terkadang memiliki masa lalu yang tidak terpenuhi. Masalah pada inner child-nya dapat menjadi pemicu karena kerap mendapat perlakuan keras dari orangtua ketika kecil.

Kondisi ini dapat terjadi cukup rumit karena troubled inner child ini tidak akan terlihat hingga akhirnya mereka emiliki pasangan.

2. Cemburu

Baca Juga: Mengapa Wanita Korban KDRT Memilih untuk Bertahan? Ternyata Ini Alasannya

Cemburu juga dapat menjadi faktor KDRT. Tak hanya cemburu atas kedekatan pasangan dengan orang lain, tetapi terdapat juga cemburu seperti dalam kondisi finansial, karir, atau pendidikan. Hal ini yang menyebabkan timbulnya rasa inferior pada pasangan.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas