Belum lama ini, Aa Gym bikin geger publik usai sang anak membongkar aib alias perlakuan buruknya ke sang istri, teh Ninih. Hal tersebut diketahui dari unggahan Muhammad Ghaza Al Ghazali di Facebok.

Ia mengatakan kalau sang ayah selalu menyakiti ibunya bahkan melarang untuk datang ke pernikahan putranya sendiri. Namun usai mengunggah itu, Ghaza pun langsung mengunggah permintaan maaf.

Dia menyatakan kalau cara yang ia lakukan dalam menyebarkan perlakuan buruk ayahnya adalah hal yang salah. Ghaza melakukan hal itu lantaran ingin membela sang ibunya.

“Ya, cara yang saya lakukan ini salah. Saya minta maaf kepada semuanya. Saya minta maaf atas kehebohan ini. Saya minta maaf kepada pihak manapun yang merasa dirugikan, Namun, izinkan saya menyampaikan. Meskipun cara ini bukanlah cara yang tepat. Tapi ini cara terbaik, untuk saat ini yang bisa saya lakukan," tulis Muhammad Ghaza Al Ghazali terhadap perlakuan buruk Aa Gym kepada Teh Ninih.

Usai heboh atas unggahan sang anak, Teh Ninih yang merupakan istri Aa Gym sejak 1988 justru mengunggah pesan mengandung makna di Instagramnya.

Ia mengatakan kalau setiap orang memiliki masa lalunya masing masing. Baginya, yang terpenting saat ini adalah bagaimana merubah masa lalu yang buruk itu menjadi lebih baik.

“Setiap orang memiliki masa lalu. Ada yang masa lalunya buruk. Ada pula yang baik. Namun, apapun masa lalunya,hal terpenting adalah bagaimana keadaan kita sekarang, apakah masih buruk atau tetap baik,” tulis Teh Ninih yang dilansir oleh HerStory, (10/06/2021)

Baca Juga: Usai Bongkar Aib Aa Gym, Putra Teh Ninih Kuliti Habis Borok Sang Kakak: Semoga Anda Bisa Cari Panutan yang Tepat!

Lebih lanjut, Teh Ninih pun melanjutkan pesannya itu sembari menyelipkan ayat Al-Qur'an yang berisi tentang perubahan seseorang atas perbuatan buruknya di masa lalu.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas