Rumah tangga Nagita Slavina dan Raffi Ahmad selalu jadi sorotan publik. Mereka selalu memperlihatkan kehangatan dan romantisme di publik.

Nagita Slavina bahkan sering menerima pujian sebagai istri yang sabar. Banyak yang memberi label bahwa ia adalah ‘Istri Tersabar’.

Tak disangka, wanita yang akrab disapa Gigi itu gak terima dengan julukannya itu. Ia menganggap bahwa dalam hubungan suami istri kesabaran keduanya pasti setara.

Hal itu diungkapkannya ketika ditanya oleh Gading Marten pada salah satu tayangan Youtube Kuy Entertainment. Video itu diunggah pada 17 Februari 2021 lalu.

“Nagita Slavina dilabeli istri tersabar, lo sadar ga?” tanya Gading Marten ke Gigi.

Nagita menolak mentah-mentah gelar tersebut. Ia menambahkan bahwa di balik satu pasangan yang sabar, maka ada momen di mana pasangan lain membuat frustasi.

Ia juga bersyukur memiliki sifat yang cuek. Ia menjadikan sifat tersebut sebaagi pelindung kala gosip miring menerpa rumah tangganya.

"Nggak sih, kalau gue bersyukurnya punya sifat yang cuek banget, kalau masalah sabar dua-duanya sabar, gue juga bukan 100 persen baik banget, kalo pasangan, di saat kita frustasi sama pasangan pasti dia juga frustasi menghadapi kita, satu ada yang sabar, lainnya sabar juga," jawab Nagita Slavina.

Gading Marten lantas bertanya balik bagaimana perasaan Nagita Slavina menjadi istri Raffi Ahmad. Ia menanyakan momen terfrustasi yang pernah dialami oleh Nagita Slavina.

"Se-frustrasi apa menjadi istri dari Raffi Ahmad, seberat apa karena banyak isunya ke mana-mana," tanya Gading Marten.

"Setiap pernikahan pasti pernah merasakan hal itu, bisa di awal pernikahan, bisa 5 tahun pertama, bisa 3 tahun pertama," jawab Nagita Slavina.

Baca Juga: Nagita Slavina Persilahkan Raffi Ahmad Buat Poligami Hanya dengan Satu Syarat, Apa Ya?

"Cuman menurut gue lebih mudahnya di tahap yang sekarang, karena komunikasi lebih lancar karena kita kadang pas awal nikah nggak ngerti maksudnya apa, kalau pas awal nikah jangan sampai suudzon dia nggak sayang kayaknya sama gue, justru jangan begitu orang," sambung Nagita Slavina.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas