Seorang wanita pegawai RS bernama Ayesha Basharat, menuai kontroversi hingga dijatuhi hukuman pidana usai menggunakan kartu ATM salah satu pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Merangkum dari BBC, pada tanggal 24 Januari lalu, seorang pasien meninggal dunia di Heartlands Hopsital Birmingham, Inggris, usai menjalani perawatan khusus lantaran terkena Covid-19.

Usai 17 menit pasien dinyatakan meninggal, Ayesha tertangkap CCTV tengah membeli enam bungkus camilan lewat vending machine rumah sakit dan kemudian kembali lagi.

Empat hari berikutnya, pegawai rumah sakit itu kembali membeli camilan sebanyak dua kali, namun kali ini transaksinya gagal lantaran ia langsung ditangkap oleh polisi.

Jika ditelusuri, ternyata Ayesha mengambil kartu ATM pasien yang telah meninggal dan menggunakannya untuk membeli cemilan.

Bahkan, saat ditangkap, Ayesha masih memegang kartu ATM tersebut dan membantah kalau ia mengambil kartu pasien. Ia mengatakan kalau kartu tersebut terjatuh dan tak sengaja tertukar dengan kartu ATM miliknya.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas