Fase terrible two membuat anak memiliki sifat egosentris dan merasa semua hal berpusat pada dirinya. Pada dase ini anak belum mampu melihat dari sudut pandang orang lain dan menyayangi orang lain sebagaimana ia saya pada dirina sendiri.

Ketika anak memasuki 2 tahun atau toddler, anak akan mulai melempar barang, menggigit, menendang, dan menunjukkan perilaku menjengkelkan lainnya. Pada usia ini juga anak kerap melakukan perilaku yang tidak menyenangkan, perilaku yang merusak, dan tantrum.

Bagaimana Mengatasi Perilaku Tidak Menyenangkan dari Terrible Two?

Dilansir dari alodokter.com, salah satu cara efektif untuk mengatasi perilaku terrible two ini yaitu dengan mengajaknya bersosialisasi. Misal, bermain dengan teman sebaya atau dengan kakak atau sepupu. Cara ini dapat membantu anak mengembangkan keterampilan sosial dan rasa empati.

Untuk dapat mengajarkan rasa empati atau nilai-nilai aturan sosial kepada anak usia dua tahun memang membutuhkan proses panjang. Anak akan belajar nilai kebaikan dengan mencontoh perilaku orang tuanya. Oleh karena itu, Moms perlu menjadi role model yang baik bagi si Kecil, ya.

Mengatasi Perilaku Destruktif pada Anak Usia 2 Tahun

Anak berusia dua tahun yang mulai memasuki fase terrible two sering berperilaku merusak, seperti merobek, mencorat-coret dinding, atau menumpahkan bedak di lantai. Namun, perlu diketahui jika sebenarnya perilaku ini tidak disengaja, melainkan dapat terjadi karena beberapa hal, yakni:

1. Frustasi, ketika anak tidak mendapatkan apa yang ia mau, ia akan melempar barang ke dinding.

Baca Juga: Gak Adil, Inilah 5 Ciri Kamu Jadi Orangtua yang Pilih Kasih, Jangan Diulangi Ya Moms!

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas