Baru-baru ini, Nindy Ayunda kembali diuduh lantaran melakukan penyekapan kepada mantan asisten rumah tangganya bernama Leman dan Lia.

Hal itu diungkapkan oleh kedua mantan ART tersebut yang mendatangi Komnas HAM didampingi oleh pengacara Fahmi Bachmid. Namun, kabar tersebut rupanya tak diketahui oleh satpam yang menjaga keamanan lingkungan sekitar hunian Nindy, Pondok Pinang.

"Untuk sementara sampai saat ini belum ada laporan ke security terlebih tiap hari anggota kami keliling dan memang nggak ada kericuhan atau apapun," ujar Sobari.

"Di rumah Nindy kita nggak dengar karena rumah itu besar kita sebatas pengamanan lingkungan setiap setengah jam sampai satu jam. Saya cuman tahu itu asisten Ibu Nindy kalau Ibu Nindy pulang ya saya cuman suka lihat mobilnya aja kan di rumahnya ada security juga," sambungnya.

Lebih lanjut, Hasan mengaku kalau Nindy merupakan sosok artis yang kerap sekali bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.

"Sejauh ini nggak ada laporan dari security rumahnya. Ibu Nindy itu baik aja ke lingkungan juga baik. Nggak pernah saya lihat gimana-gimana. Di mata masyarakat baik. Kalau bergabung tidak karena kan ada kesibukannya, kalau sosialisasi ke warga dan RT adalah sosialisasi komunikasinya," pungkas Hasan.

Di sisi lain, pengakuan Leman dan Lia ke publik menjadi persoalan lantaran hal itu hanyalah settingan atau asli. Namun, menurut mereka, penyekapan keduanya itu didatangi oleh oknum yang membawa senjata berlaras panjang.

Baca Juga: Foto Anaknya Disebut Mubazir Buang-buang Makanan, Cut Meyriska Beri Klarifikasi: Aku Minta Maaf...

Menurutmu bagaimana, Beauty?

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas