Ada kalanya pikiran merasa lelah dan stres yang diakibatkan oleh pekerjaan atau hal lainnya. Kelelahan ini juga sering kali membawa kita ke sebuah persepsi negatif yang akhirnya membawa emosi dan perilaku yang negatif pula.

Namun, kini, terdapat solusi bagi kita yang ingin kembali membingkai ulang peristiwa untuk mengubah emosi negatif menjadi positif. Teknik ini dapat disebut juga dengan teknik positive reframing.

Berikut cara untuk melakukan positive reframing agar dapat mengurasi emosi negatif, dilansir dari verywellmind.com.

1. Cari Faktor yang Membuat Kamu Stres

Semakin kamu menyadari faktor yang membuat kamu stres, semakin kamu bisa mengatasi emosi negatif. Hal ini bisa kamu lakukan dengan mencari aspek yang memengaruhi emosi negatifmu.

2. Cari Perspektif Baru untuk Membuat Perubahan

Ketika melakukan pembingkaian ulang, kamu perlu mencari perspektif atau pandangan baru terhadap hal yang membuat emosi negatifmu timbul. Cari kemungkinan solusi dari permasalahan yang membuat kamu bisa menjadi lebih positif.

3. Ubah Pandangan Negatif Menjadi Sebuah Keuntungan

Baca Juga: Apakah Sifat Anak Cenderung Mirip Ibunya Setelah Dewasa? Moms Harus Paham, Begini Penjelasannya!

Kalau kamu dihadapkan dengan situasi yang memang tidak bisa kamu ubah, kamu bisa melakukan reframing dengan cara melihat bahwa situasi itu ternyata membawa keuntungan bagi kamu. 

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas