Silent treatment atau mendiamkan anak merupakan bentuk hukuman yang kadang dilakukan orang tua kepada anak dengan cara bersikap diam kepadanya. Pada silent treatment, orang tua akan tidak memedulikan atau mengacuhkan anak.

Tak jarang, orang tua berpikir bahwa mendiamkan anak enggak akan menyakiti hati anak karena tidak melibatkan hukuman fisik. Padahal, sebenarnya, ini adalah langkah yang berbahaya, lho.

Menurut Irma Gustiana, psikolog anak, remaja, dan keluarga, megatakan bahwa meskipun tidak berupa hukuma fisik, silent treatment justru memberikan bahaya yang cukup signifikan bagi anak, dilansir dari id.tehasianparent.com.

Dampak Silent Treatment bagi Anak

Dilansir dari akun Instagram Irma, @ayankirma, setidaknya terdapat enam dampak buruk silent treatment pada anak. Berikut penjelasannya.

1. Anak menjadi tidak berdaya

Silent treatment merupakan salah satu bentuk kekerasan secara emosional dari orang tua kepada anak. Hal ini dapat membuat anak merasa tidak berdaya dan menyalahkan diri sendiri karena sikap orang tua yang "dingin" terhadapnya.

2. Frustasi

Baca Juga: Beauty Sering Diem Aja Pas Lagi Ada Masalah? Silent Treatment Ternyata Bisa Bikin Depresi

Anak juga dapat mengalami frustasi karena ia mengalami kebingungan bagaimana seharusnya merespons orang tua yang sedang mendiamkannya.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas