Setiap pernikahan akan dihadapkan dengan masalah. Enggak jarang, permasalahan yang ada di dalam pernikahan bisa berujung dengan perceraian.

Ketika memutuskan untuk bercerai, banyak hal yang harus diperhatikan. Salah satunya adalah kondisi psikologis anak.

Jangan kaget jika anak mengajukan pertanyaan tentang perpisahan kedua orang tuanya. Di sini orang tua harus berhati-hati dalam menjelaskan. Berikut ini berbagai pertanyaan anak saat orang tua bercerai.

Apa artinya bercerai?

Bayangan perceraian pada anak tentu berbeda, ia merasa saat salah satu orang tuanya memutuskan pergi berarti tak lagi menyayanginya. Belum lagi kecemburuan melihat temannya memiliki orang tua yang utuh. Kadang pertanyaan tentang perpisahan pun datang berulang-ulang.

Kenapa kalian bercerai?

Penjelasan soal ini bukan hanya berupa kata-kata saja, kamu dan mantan pasangan juga harus berkomitmen dalam perkembangan anak. Meski rasanya memang sulit untuk berkompromi bersama pasangan, cobalah untuk pelan-pelan membangun hubungan sebagai teman.

Di mana aku akan tinggal?

Pertanyaan ini mungkin juga akan terlontar saat ia mengetahui perpisahan. Kamu dan mantan pasangan juga bisa berkompromi inginnya anak tinggal bersama siapa. Ini jalan yang baik tanpa harus berebut hak asuh. Ketika sudah sepakat, baru saat itu kamu menjelaskan.

Apakah kalian akan kembali bersama?

Baca Juga: 4 Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Perceraian Bagi Anak: Jangan Egois!

Meskipun hal ini terlihat belum pasti, tapi jangan beri jawaban yang membingungkan. Hal itu mungkin terlihat seperti memberi harapan palsu pada anak.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas
Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.