Kehidupan rumah tangga Nagita Slavina dan Raffi Ahmad tak pernah lepas dari perhatian publik. Tak sedikit di antara publik yang dibuat iri melihat keharmonisan rumah tangga kedua orang tua Rafathar Malik Ahmad ini.

Terlebih lagi saat ini, Nagita dan Raffi tengah bersiap menyambut kehadiran adik untuk Rafathar. Nagita kini tengah mengandung anak keduanya dan sudah memasuki usia 4 bulan.

Banyak perubahan yang dialami Nagita di kehamilan keduanya saat ini. Menurut Raffi, dikehamilan kedua sang istri, Nagita lebih sensi dan cemburuan. 

Bahkan, diakui Raffi, Nagita kerap kali memarahinya saat bangun tidur. Hal ini lantaran Nagita yang sering kali memimpikan Raffi bersama wanita lain. 

"Dia lagi hami, dia sensi aja. Tiba-tiba tadi pagi 'sayang aku mimipi kamu sama cewek'," ujar Raffi dalam podcast kanal YouTube Atta Halilintar, seperti dikutip, Kamis (24/6/2021).

Di sisi lain, paranormal Mbak You juga sempat kembali menerawang sosok Raffi Ahmad. Menurut terawangannya, Mbak You melihat Raffi kini sudah menjadi sosok yang lebih baik dari sebelumnya.

"Saya lihat kepribadian Raffi semakin hari semakin bagus. Dalam arti soal kepribadiannya," kata Mbak You dalam tayangan D'Cafe Trans 7.

Meski kepribadiannya kini jauh lebih baik, diterawang Mbak You, sikap usil atau genit Raffi kepada wanita masih ada meski tak separah sebelumnya.

"Sifat cunihinnya sudah berkurang kok. Lebih menyadari keadaan, lebih ikhlas, lebih tenang," tutur Mbak You.

"Lebih memahami pasangan dan lebih memperbaiki diri, itu yang saya lihat. Tapi, sifat cuinih ini tetap ada loh ya, memang garisnya seperti itu," sambungnya.

Mendengar penjelasan Mbak You, Raffi mengakui kalau dirinya hanya jauh lebih rapi dalam bertindak. "Bukannya ada, tapi lebih rapihlah," kata Raffi.

Mbak You sontak tertawa dan mengatakan kalau Raffi Ahmad kini mash dekat dwngan wanita lain meski tak sebanyak dulu.

"Biasanya 10, sekarang cuma 5-6 (wanita). Tapi rapi, ya diakuin sendiri," tandas Mbak You.

Baca Juga: Dapat Uang Jajan Segini, Ternyata Nagita Slavina Gak Pernah Habiskan Uangnya!

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas