Mutasi varian Delta dari Covid-19 dikenal sangat cepat menular. Makanya, penting untuk kamu selalu menjaga kesehatan dan mengetahui apa saja gejalan-gejalanya.

Dilansir dari WebMD (24/6/2021), para ahli masih enggak yakin mengapa varian Delta jauh lebih menular daripada yang lain. Studi awal menunjukkan bahwa mutasi pada varian Delta mungkin membantunya berbaur lebih baik dengan sel manusia.

Kalau mudah menyatu dengan sel manusia, artinya virus tersebut dapat menginfeksi dan juga mengalahkan sistem kekebalan tubuh. Varian Delta ini juga ternyata membuat gejalanya semakin parah.

Penelitian di Inggris menunjukkan bahwa anak-anak dan orang dewasa di bawah 50 tahun, 2,5 kali lebih mungkin terinfeksi jenis varian ini.

Lantas, apa saja gejala yang akan dirasakan jika terinfeksi varian Delta?

Berdasarkan data dari sebuah aplikasi pelacakan gejala, tercatat beberapa gejala teratas yang akan dirasakan si penderita, sebagai berikut:

  1. Sakit kepala
  2. Sakit tenggorokan 
  3. Pilek
  4. Demam

Jika terinfeksi varian Delta, batuk dan kehilangan penciuman bukan lagi sebagai gejala utama. Makanya, para peneliti khawatir mungkin orang salah mengira dan sebenarnya hanya menderita pilek. Hal itulah yang membuat mereka enggak melakukan karantina mandiri dan membuat virus semakin menyebar.

Baca Juga: Serupa tapi Tak Sama, Berikut Ini Gejala COVID-19 pada Ibu Hamil yang Jarang Diketahui

Hati-hati ya, Beauty. Selalu jaga kesehatan!

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas