Britney Spears menjalani persidangan soal pencabutan hak perwaliannya, Rabu (23/6/2021). Dirinya memberi kesaksian di persidangan yang dilaporkan digelar secara virtual tersebut.

Dilansir dari bbc.com Britney Spears sudah 13 tahun menjalani konservatori. Yaitu sebuah konsep hukum perwalian di Amerika Serikat yang ditunjuk oleh pengadilan atas individu yang dianggap tak mampu untuk membuat keputusan atas hidupnya sendiri.

Britney akhirnya buka suara di persidangan mengenai kegelisahan yang ia rasakan mengenai upaya mencabut hak perwalian orang tuanya. Pelantun Toxic itu mengatakan dirinya mengalami dampak yang menyiksa dari hak perwalian atau konservatori yang dimiliki sang ayah.

Ia tak dapat melakukan yang ia inginkan. Bahkan keputusan dirinya untuk menikah dan memiliki anak juga dibatasi. Britney yang menjalin hubungan dengan Sam Asghari sejak 2016 menambahkan dirinya pernah mencoba meminta untuk melepas alat kontrasepsi itu. Namun dirinya dilarang sang ayah.

"Aku memiliki IUD (kontrasepsi) di dalam tubuhku dan itu membuatku tak dapat memiliki anak," tuturnya dalam kesaksiannya di persidangan.

Dalam kesaksian publik yang langka itu, Spears mengatakan di pengadilan bahwa ayahnya mengendalikannya "100.000%" dan "menyukainya".

"Saya trruma, saya hanya ingin hidup saya kembali."

Penyanyi 39 tahun ini menerima hukum hak perwalian atas sang ayah usai dirinya terjerat dalam beberapa masalah. Di antaranya sejak ia bercerai dari mantan suaminya, Kevin Federline, di 2007.

Ia kemudian sempat menjalani rehabilitasi karena dianggap memiliki gangguan mental.

"Ayahku menyukai kontrol yang ia miliki untuk putrinya. Aku masih ingat bagaimana aku memohon-mohon untuk minta tak direhab, tapi dia selalu menolak. 100 ribu persen dia senang mengendalikanku," ungkap Britney lagi.

Britney menjalani proses rehabilitasi di rentang 2007 hingga 2008. Kala itu dirinya mengatakan dirinya bahagia dan baik-baik saja usai keluar dari rehab.

"Tapi aku berbohong. Berbohong pada dunia kalau saya baik-baik saja," tuturnya lagi.

Baca Juga: Britney Spears Mengaku Takut dan Mogok Manggung jika Sang Ayah Masih Ikut Campur Urusan Kariernya

Deretan pernyataan yang Britney sebut konservatori membuatnya tersiksa di antaranya permintaannya untuk memiliki psikolog datang ke rumahnya secara berkala tak dikabulkan. Untuk itu ia kerap jadi buruan paparazzi saat keluar rumah dan menemui psikolog.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas