Perjanjian pranikah merupakan hal penting untuk mengatur hak dan kewajiban saat terjadi perceraian. Namun, hal ini sering diabaikan karena dianggap memberi dampak buruk bagi kelangsungan hubungan.

Banyak yang enggan membicarakan kemungkinan terburuk dalam sebuah pernikahan. Padahal mengabaikan kemungkinan tersebut mampu membuat pasangan kelimpungan tanpa adanya perjanjian pranikah.

Dilansir dari Sehatq.com, berikut pentingnya membuat perjanjian pranikah:

Melindungi hak pasangan

Perjanjian pranikah mengatur dan menjamin pasangan untuk mendapatkan hak yang sama. Hal ini dapat terjadi ketika salah satu pasangan menikah lagi, baik dengan persetujuan atau setelah bercerai.

Melindungi finansial istri

Seorang istri kerap menjadi pihak yang rugi secara finansial ketika bercerai. Perjanjian pranikah mampu menjamin nafkah istri baik ketika keduanya sudah bercerai. 

Membebaskan dari utang

Utang menjadi tanggung jawab bersama suami istri. Namun, ketentuan membayar utang ketika bercerai dapat diatur dalam perjanjian pranikah.

Menjamin kepentingan usaha

Keuntungan dari usaha bersama dalam pernikahan dapat diatur dalam perjanjian pranikah. Begitu pula pembagian modal usaha dan kekayaan ketika bercerai dapat diatur dalam perjanjian yang sama.

Menjamin warisan dan harta peninggalan

Baca Juga: Apa Itu Pre-Nup? Ini Sederet Perjanjian Pra-nikah yang Harus Kamu Pahami

Warisan atau harta peninggalan seharusnya diatur dalam perjanjian pranikah. Warisan tersebut tak bisa dipindahtangankan ke orang lain.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas