Memiliki anak adalah salah satu tujuan dari pernikahan. Anak menjadi tanggung jawab orang tua untuk seumur hidup.

Dengan begitu, orang tua pun harus mendidik anak agar menjadi pribadi yang baik. Pola asuh penting diketahui orang tua untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak hingga ia beranjak dewasa.

Setiap gaya atau pola asuh ini nantinya dapat memberikan hasil yang berbeda untuk anak. Berikut beberapa jenis pola asuh yang perlu dipahami orang tua.

Otoriter

Ini merupakan pola asuh yang mengharapkan agar anak patuh dengan segala perintah tanpa ada bantahan. Lalu, orang tua juga mengendalikan anak melalui kedisiplinan yang cukup ketat hingga adanya hukuman.

Suportif

Pola asuh yang satu ini orangtua memberikan respons terhadap pilihan anak. Namun, kamu tetap memberikan batasan agar tetap terlihat tegas pada anak. Maka dari itu, orang tua berusaha mengontrol perilaku anak dengan menjelaskan aturan sekaligus berdiskusi. 

Permisif

Baca Juga: Moms Agar Si Kecil Tak Tersinggung, 5 Cara Ini Bisa Moms Lakukan Agar Ucapan Lebih Terkontrol

Pada metode ini, orang tua menerapkan pola asuh yang hangat, tetapi terlihat lemah di mata anak. Hal ini karena kamu tak menerapkan batasan serta belum tegas dengan peraturan.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas
Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.