Beberapa anak memiliki nasib yang kurang beruntung karena enggak tumbuh dengan sosok ayah entah karena perceraian atau karena sudah tutup usia. Menjadi orang tua tunggal tentu bukan hal yang mudah. Tapi, tanpa sadar itu bisa mempengaruhi kondisi psikologis anak lho.

Jika seorang anak yang dibesarkan tanpa ayah akan mengalami kesulitan dalam proses pertumbuhannya. Lalu, bagaimana sebenarnya kondisi psikologis anak tanpa ayah? 

1. Merasa tak aman

Dilansir dari Psychology Today, seorang anak yang dibesarkan tanpa ayah berpotensi merasa ditinggal, tak diharapkan, dan perasaan-perasan sejenis lainnya. Bahkan, anak yang tumbuh dengan kasih sayang seorang ayah sering kali merasa khawatir dengan dirinya sendiri. 

2. Sulit menyesuaikan diri

Selain itu, anak yang dibesarkan tanpa ayah sering kali memiliki masalah dalam sikap dan perilaku. Anak kerap sulit menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Bahkan, tak jarang anak yang dibesarkan tanpa kasih sayang seorang ayah melakukan bullying kepada teman. 

3. Rentan eksploitasi dan pelecehan

Anak yang dibesarkan tanpa ayah memang memiliki risiko yang lebih tinggi untuk menderita masalah pelecehan. Tak hanya pelecehan fisik, anak mungkin mengalami pelecehan emosional maupun seksual. 

4. Bermasalah dengan tanggung jawab

Baca Juga: Ajarkan 4 Cara Ini pada Anak Ya Moms, Efektif untuk Tumbuhkan Rasa Percaya Dirinya Lho!

Saat dewasa, anak yang dibesarkan tanpa ayah cenderung menjadi pengangguran, memiliki pendapatan rendah, hingga tak memiliki tempat tinggal atau homeless. Bahkan, 90 persen anak yang lari dari rumah dan tinggal di jalan atau penampungan biasanya tak memiliki ayah.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di GenPI

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.