Hari Keluarga Nasional atau Harganas merupakan hari keluarga yang diperingati setiap tanggal 29 Juni. Menurut keluargaindonesia.id, pada tahun 29 Juni 1949, Seminggu setelah Belanda menyerahkan kedaulatan bangsa Indonesia secara utuh, para pejuang kembali kepada keluarganya.

Kembalinya para pejuang ke keluarganya, melandasi lahirnya Hari Keluarga Nasional (Harganas). Dicanangkan langsung oleh Presiden RI ke-2, Soeahrto, Harganas dimaksudkan untuk mengingatkan seluruh masyarakat Indonesia akan pentiingnya keluarga sebagai sumber kekuatan untuk membangun bangsa dan negara.

Keluarga diharapkan menjadi sumber yang selalu menghidupkan, memelihara, memantapkan, dan mengarahkan kekuatan tersebut sebagai perisai dalam menghadapi persoalan yang terjadi.

Tanggal 29 Juni juga bertepatan dengan momen dimulainya Keluarga Berencana (KB) Nasional atau hari kebangkitan keluarga Indonesia.

Saat ini, ketetapan mengenai Harganas tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 39 Tahun 2014 yang dirilis di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Meskipun ini disebut sebagai hari nasional, Harganas tidak ditetapkan sebagai hari libur.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas