Kasus perceraian dalam sebuah pernikahan, sering kali tak terhindarkan. Ketika pandemi pun, angka perceraian meningkat tajam. Menurut Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof KH Nasaruddin Umar, kasus perceraian umumnya terjadi karena masalah ekonomi, yakni sebanyak 67.249 kasus atay sekitar 26 persen pada tahun 2020.

Selain itu, tak jarang juga perceraian terjadi karena pasangan terjebak di rumah dalam waktu yang lama sehingga menimbulkan banyak konflik. Ini tentu berpengaruh pada kondisi kesehatan mental serta emosional sehingga membawa pasangan kepada putusan yang terburu-buru, seperti perceraian.

Berikut tips menghindari perceraian terapis, dikutip dari berbagai sumber, Selasa (29/6/2021).

1. Fokus pada koneksi, bukan hanya komunikasi

Menurut Harville Hendrix, Ph.D dan Helen LaKelly Hunt, Ph. D., komunikasi tanpa adanya koneksi yang benar bisa berbahaya bagi hubungan. Dengan mempraktikkan empati dan kasih sayang untuk pasangan dan juga diri sendiri, dapat meningkatkan kemungkinan terhindar dari perceraian.

2. Bicara secara bergantian dan mendengarkan

Cara ini dapat menjadi alat yang sederhana, tetapi cukup kuat untuk memastikan setiap pasangan merasa dirinya didengarkan. Hal ini dapat menciptakan kesempatan yang sama untuk berbagi pikiran, perasaan, dan emosi serta membantu membuat kedua pasangan menjadi pendengar yang lebih baik.

3. Ganti penilaian dengan rasa ingin tahu

Baca Juga: Hubungan Awet Sampe Maut Memisahkan, Begini Cara Menghindari kata 'Perceraian' dalam Rumah Tangga!

Mendengarkan tanpa menghakimi bisa memberi pasangan kamu memiliki ruang untuk menjadi diri sendiri. Keingintahuan kamu nantinya dapat membuat kamu menjelajah pikiran pasangan kamu yang berbeda.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas