Kematian merupakan salah satu hal yang sulit untuk dibicarakan. Ketika menjelaskan bahwa ada orang terdekatnya yang meninggal dunia kepada anak-anak, tak jarang orang tua kesulitan membicarakannya. 

Meskipun begitu, orang tua harus tetap memberikan pengertian soal konsep kematian pada anak. Kematian bisa terjadi kapan saja pada orang-orang di sekitarnya. Tak menutup kemungkinan, anak sudah memiliki sedikit gambaran tentang kematian. 

Namun, hal itu belum tentu cukup. Orang tua perlu menjelaskan kepada anak dengan cara yang lebih matang agar anak bisa mempersiapkan diri dan berduka dengan baik jika suatu saat nanti kematian datang menghampiri orang terdekatnya.

Jangan bingung Moms, berikut cara membicarakan kematian yang tepat pada anak, dikutip dari berbagai sumber, Kamis (1/7/2021).

1. Jelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami

Ketika ada orang terdekat yang meninggal, orang tua cenderung menggunakan kata-kata bahwa mereka "sedang tidur" atau "sedang pergi lama."

Namun, hal ini ternyata bisa menimbulkan kesalahpahaman karena cara berpikir anak sangat sederhana. Anak-anak tahu bahwa orang yang sedang pergi atau tidur akan bisa kembali. Ini sebabnya mereka akan terus bertanya sampai rasa penasaran dan keingintahuan mereka terjawab.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas