Sebagai orang tua tentu mengingkan segala hal yang terbaik untuk si kecil. Tapi, terkadang enggak baik untuk terlalu obsesi dengan segala kesempurnaan dalam mendidik anak.

Jika kamu terlalu obsesi segalanya berjalan dengan lancar, mungkin secara enggak sadar didikanmu itu bisa menjadi salah satu bentuk kekerasan pada anak lho.

Padahal seperti diketahui bahwa dampak kekerasan pada anak bisa memengaruhi sikap anak di masa depan. Kekerasan enggak selalu berbentuk fisik, berikut ini beberapa bentuk kekerasan yang dilakukan orang tua pada anak:

Kekerasan emosional

Kekerasan pada anak enggak hanya dalam bentuk fisik, tetapi juga menyerang mental anak. Contohnya orang tua yang meremehkan atau mempermalukan anak, berteriak, mengancam, dan mengatakan bahwa ia bukanlah anak yang baik.

Penelantaran anak

Kewajiban dari kedua orangtua terhadap anak adalah memenuhi kebutuhannya. Termasuk kasih sayang, melindungi, dan merawat anak.

Jika kedua orangtua tak bisa memenuhi kebutuhan anak, bisa dianggap menelantarkan anak. Secara enggak sadar, sebenarnya ini juga merupakan kekerasan terhadap anak.

Kekerasan fisik

Terkadang, orang tua dengan sengaja melakukan kekerasan fisik pada anak untuk mendisiplinkannya. Namun, cara itu seperti anak sering dibentak, dapat menyakitkan hatinya.

Baca Juga: Moms Agar Si Kecil Tak Tersinggung, 5 Cara Ini Bisa Moms Lakukan Agar Ucapan Lebih Terkontrol

Jika hal ini terus terjadi, pertumbuhan anak akan terganggu. Seiring bertambahnya usia, anak akan mengalami gangguan dalam kehidupannya.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas
Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.