Ilustrasi Teknik Proning. (Unsplash/Edited by HerStory)
Meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia membuat terbatasnya rumah sakit dan fasilitas kesehatan. Hal ini pun membuat banyak orang akhirnya memutuskan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah.
Namun, hal yang harus diperhatikan ketika melakukan isolasi mandiri di rumah, yakni saturasi oksigen atau kadar oksigen yang terdapat dalam tubuh.
Langkanya tabung oksigen dikarenakan terbatasnya fasilitas kesehatan saat ini, membuat kamu harus bisa melakukan teknik proning sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan kadar oksigen dalam tubuh dengan efektif.
Dilansir dari indianexpress.com, teknik proning dilakukan dengan sejumlah posisi mulai dari tengkurap dengan dada dan perut di bawah, atau menyamping. Posisi ini dianggap bisa membantu tubuh untuk mendapatkan oksigen ke area paru-paru.
Teknik ini direkomendasikan untuk dilakukan masing-masing sekitar 30 menit dan disarankan tidak lebih. Berikut langkah-langkahnya:
1. Mulai dengan berbaring tengkurap
2. Berbaring miring ke kanan
3. Duduk dengan kaki terentang di depan
4. Berbaring di sisi kiri
5. Kembali berbaring tengkurap
1. Hindari tengkurap selama satu jam setelah makan
2. Selama merasa nyaman, bantal dapat disesuaikan sedikit untuk mengubah area tekanan dan untuk kenyamanan, pantau setiap luka tekan atau cedera terutama di sekitar tonjolan tulang.
3. Hindari melakukan proning ketika hamil, kondisi jantung mayor, fraktur tulang belakang, tulang panggul atau trombosis vena dalam
Itulah beberapa cara untuk melakukan teknik proning beserta anjuran dan larangan. Pelajari teknik ini ketika oksigen sedang langka untuk tetap mendapat kadar oksigen yang cukup bagi tubuh.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel: