Bercinta menjadi salah satu cara untuk membuat ikatan suami istri menjadi lebih erat. Dengan begitu, banyak pasangan yang mempersiapkan diri sedemikian rupa untuk bercinta. Salah satunya adalah menyiapkan tenaga agar bisa maksimal di ranjang.

Mungkin bercinta lebih sering dilakukan pada malam hari ketika sudah santai dari akitivitas. Tapi ternyata berhubungan intim dengan pasangan di pagi hari bisa menuai banyak manfaat untuk kesehatan ilho.

Bercinta di pagi hari memiliki manfaat yang luar biasa bagi pasangan yang melakukannya. Penasaran, kan? Berikut ini manfaat begituan di pagi hari:

1. Memperbaiki mood

Bercinta di pagi hari dapat memproduksi hormon endorfin dan senyawa oksitosin dalam otak. Manfaat senyawa itu bisa membuat kamu jauh lebih bahagia dan mood menjadi bagus. Alhasil, pasangan menjadi tak gampang stres dan cemas berlebihan selama menjalani aktivitas yang padat.

2. Meningkatkan daya ingat

Ternyata, bercinta di pagi hari manfaat dirasakan oleh otak. Sebuah studi dari Oxford University di Inggris mengungkapkan bahwa berhubungan intim di pagi bari berpotensi mendukung daya ingat.

Ketika bercinta, tubuh akan banyak sel-sel otak baru yang tumbuh. Efeknya, proses peradangan otak juga bisa berkurang. Selain itu, bercinta di pagi hari bisa membantu kamu lebih fokus dan produktif untuk menyelesaikan semua pekerjaan dengan lebih efisien.

3. Meningkatkan daya tahan tubuh

Baca Juga: Biar Makin Mesra dan Gak Cepat Bosan, Yuk Intip 3 Tips Berhubungan Intim dengan Si Dia!

Daya tahan tubuh bisa meningkat saat kamu berhubungan intim dengan pasangan di pagi hari. Sebab, bercinta sama seperti olahraga yang membuat aktif bergerak dan memacu denyut jantung lebih cepat, sehingga badan jadi berkeringat. Alhasil, kegiatan itu terbukti dapat membantu memperkuat metabolisme dan daya tahan tubuh

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di GenPI

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.